Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini berpotensi menguat.
Di laman Samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan riset harian, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Rabu (6/7). Indeks Dow Jones naik 0,23%, S&P 500 0,36%, dan Nasdaq 0,35% (Dow dan Nasdaq telah menguat selama tiga hari berturut-turut). Pasar bergerak positif pasca rilis risalah rapat the Fed bulan Juni yang menunjukkan bahwa bank sentral AS itu berkomitmen untuk menurunkan tingkat inflasi.
Pasar komoditas mayoritas melemah pada Rabu (6/7). CPO turun 2,76% ke level MYR 4.056/ton, harga minyak WTI 2,51% ke level USD 111,82/bbl, emas 1,68% ke level USD 1.737,5/toz, sedangkan harga batubara naik 1,13% ke level USD 397/ton.
Bursa Asia ditutup melemah pada Rabu (6/7); Nikkei 1,2%, Hang Seng 1,22% dan Shanghai 1,43%. IHSG ditutup melemah 0,85% ke level 6.646,4. Investor asing mencatatkan net sell Rp 313,7 miliar di pasar reguler, dan net buy Rp 7,9 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh ANTM (Rp 65,1 miliar), ADRO (Rp 63,4 miliar), dan UNTR (Rp 54,5 miliar). Sementara itu, net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh AMRT (Rp 53,9 miliar), ASII (Rp 47,7 miliar), dan CPIN (Rp 24,8 miliar). BBCA, TLKM, dan ARTO menjadi top leading movers, sementara GOTO, ASII, dan MDKA menjadi top lagging movers.
Pemberlakuan PPKM Level 2 di Indonesia ternyata hanya bertahan satu hari, setelah pemerintah merevisi aturan PPKM ke level 1 di hari Rabu (6/7). Meski demikian, kasus COVID-19 Indonesia tercatat bertambah 2.743 pada Rabu (6/7), tertinggi sejak April, dengan 1.500 kasus baru di antaranya terdeteksi di Jakarta (pertama sejak Maret). Positivity rate mencapai 4,8% dan kasus aktif sebanyak 18.048 kasus.
Pagi ini pasar Asia dibuka hijau dengan Nikkei 0,37% dan Kospi 0,94%. “Kami memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak positif mengikuti pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.
