Jakarta-Thebusinessnews. Indonesia Eximbank tengah menunggu kucuran tambahan modal dari pemerintah senilai Rp 2 triliun. Tambahan modal itu melalui mekanisme PMN ( penyertaan modal negara ) APBN 2016,sayangnya Sejakdisahkan Pada Oktober 2015 lalu pemerintah belum juga mengucurkan dana tersebut.Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Ngalim Sawega mengatakan bahwa pihaknya menunggu pelaksanaan PMN .” Itu tergantung pemerintah ” ujar dia di Jakarta, Selasa(23/2/2016).Dengan tambahan modal itu maka ratio kecukupan modal atau CAR ( Capital Adequacy Ratio) meningkat secara signifikan kata dia.Sepertdi ketahui CAR pada akhir tahun 2014 16,6 persen namum akhir 2015 turun menjadi 13,9 persen.Ekuitas Pada akhir Tahun 2015 sebesar Rp 12,3 triliun .“Kalau PMN itu turun sekarang saat CAR Kami bisa kembali ke 16 persen.”terang dia.Tambahan modal itu ia harapkan segera turun agara dapat mendukung laju ekspansinya. Tahun ini pertumbuhan pembiayaan dan penjamina diharapkan tumbuh 23 persen atau sama dengan pertumbuhan tahun lalu. ” Sepanjang tahun 2015 ekspansi pembiayaan,penjaminan dan asuransi tumbuh 23 persen atau menjadi Rp 74,8 triliun dan kalau tahun ini sama tahun lalu atau tambahan Rp 22 triliun.” Terang dia.Sementara terkait dengan penurunan CAR dari 16,6 persen tahun 2014 menjadi 13,9 persen,Menurut Ngalim hal itu disebabkan terlambatnya pencairan PMN APBN-P 2015 .” Turunnya baru Desember 2015 sehingga terlambat di akumulasikasikan dalam laju ekspansi kami.” Tutup dia ( az)