Jakarta, TopBusiness – PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) dengan konsentrasi pada bidang perumahan, apartemen, property invesment, dan juga property management, dalam mengelolah bisnisnya menerapkan Governance, Risk and Compliance (GRC) terintegrasi.
Penerapan Management Resiko secara terintegrasi bagi seluruh komponen perusahaan, mulai dari level paling atas hingga paling bawah. Untuk itu, persusahaan membangun Dashboard Management Risiko yang langsung melibatkan para pimpinan teratas, yaitui para dewan direksi dan keterlibatan pengawasan yang berasal dari dewan Komisaris juga.
Dalam rangka membangun budaya GRC di perusahaan realty ini, dibangunlah komite audit dan risiko, dimana kerja komite ini langsung di bawah pemantauan komisaris. Seperti, komite nominasi, remunasi dan Good Corporate Governace (GCG), kesemua komite tersebut langsung dibawah pengawasan Komisaris. Juga dibangun fungsi manajemen risiko, dimana komite ini langsung di bawah komando direksi.
Dengan penerapan budaya perusahaan terhadap GCG ini, maka perusahaan realty papan atas itu telah meraih skor penilaian GCG pada tahun 2020 sebesar 84,880 dan tahun 2021 skornya 83,604.
Tentunya perusahaan realty telah menerapkan Whistleblowing system (WBS) dan menerapkan Management Anti Suap (MAP) serta sistem pengadaan barang dan jasa. Dengan dibangunnya sistem pengadaan barang itu akan menciptakan transparansi bagi seluruh pelaku bisnis dan vendor.
Penerapan ISO 31000, Risk Management Risiko dengan keterkaitan Leadership and Commitment lantas keterkaitan Value Creation and Protection serta Risk Assessment, dimana ketiga komponen ini akan sangat menentukan kinerja perusahaan dengan sangat baik. Dengan itu, Wika Realty menerapkan ikon perusahaan “Tarif”, yakni, Tranparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, independensi (kemandirian), dan Fairness (kewajaran).
“Dengan menerapkan GRC terintegrasi ini korporasi realty ini pada bulan April 2021 memperoleh kontrak 5,27%, pencapaian penjualan baru tercapai 3,92%, serta laba kotor minus 2,25% dari rencana kerja & Angaran Perusahaan (RKAP) tahun 2021”, tegas Dirut Koko Cahyo Kuncoro selaku dirut, kepada Dewan Juri TOP GRC Awards 2022 melalui daring.
Kegiatan penjurian ini, selain ada Orang nomor satu di WIKA Reatly, turut dihadiri Puji Haryadi sebagai komisaris, dan Wijanarko Yuwono sebagai sekper.
Foto: https://www.wika.co.id/id/project/industry
