Jakarta, TopBusiness—Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku di triwulan dua 2022 mencapai Rp4.919,9 triliun. “Dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.923,7 triliun,” kata Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), Margo Yuwono, dalam konferensi pers hari ini di Jakarta.
Adapun ekonomi Indonesia triwulan dua 2022 terhadap triwulan dua 2021 tumbuh sebesar 5,44 persen (year on year/YoY).
Margo menjelaskan bahwa dari sisi produksi, lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,27 persen.
“Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 19,74 persen,” kata Margo di konferensi yang juga disiarkan via YouTube tersebut.
Sementara itu, ekonomi Indonesia triwulan dua 2022 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 3,72 persen (quarter to quarter/Q to Q).
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 13,15 persen. “Dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 32,00 persen,” Margo berkata.
