Jakarta-Thebusinessnews. Indonesia Money Broker Association mendorong OJK ( Otoritas Jasa keuangan ) dan Indonesia Bond Pricing Agency untuk segera membentuk platform atau papan perdagangan obligasi.
Ketua Inamba,Melchias M Mekeng mengatakan saat ini platform perdagangan obligasi belum tersedia.Sehingga calon investor obligasi tidak mengetahui harga dan imbal hasil suatu obligasi.” Harapanya seperti flatform perdagangan saham.” Ujar dia di Jakarta,Senin(7/3/2016).
Saat ini kata dia lagi, perdagangan obligasi sering terjadi kecurangan atau ‘hanky funcky’ antara pembeli dan penjual atau antarta dealer jual dan dealer beli.” Nah hal hal itu yang membuat pasar obligasi tidak efektif.” Terang dia
Ia berharap OJK dan IBPA Segera meluncurkan platform itu ,sementara anggota Inamba akan diwajibkan memberi data perdagangan ke IBPA sehingga semua tercatat baik volume perdaganggan,imbal hasil dan jatuh tempo surat utang itu.
Sementara itu,Direktur IBPA,Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa platform tersebut sedang berjalan persiapannya. Papan tersebut dinamkan ETF ( elektronic trading platform.” Itu yang mengerjakan OJK dan bagian program pengembangan surat utang ” ujar dia. (Az)