Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (30/08/2022), berpotensi menguat.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Bergerak Menguat.
Bursa AS semalam ditutup melemah, DJIA -0,57%, diikuti S&P500 0,67%, dan Nasdaq 1,02%. Kemungkinan masih dikarenakan kekhawatiran dari kenaikan agresif suku bunga the Fed. Investor juga akan memantau rilis data ekonomi minggu ini, termasuk data ketenagakerjaan AS di hari Jumat (non Farm Payroll dan tingkat pengangguran bulan Agustus). Rilis data yang dijadwalkan hari ini adalah JOLTS job openings bulan Juli (cons: 10,5mn; prev: 10,7mn) dan tingkat keyakinan konsumen bulan Agustus (cons: 97.9; prev: 95.7). Sementara itu, stock futures terpantau sedikit naik.
Dari pasar komoditas, harga Brent naik 3,75% menjadi USD104,7/bbl, nikel agak naik 0,09%, begitu juga CPO naik 0,05% ke RM4.174/ton, dan emas +0,04%. Sementara itu, batu bara agak turun (,.0%) menjadi USD422,8/ton.
Pada akhir perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 0,04% ke level 7.132,1. Top leading movers emiten BBCA, TLKM, GOTO, sementara top lagging movers emiten ARTO, EMTK, BUKA. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 241,3 miliar. Pasar reguler asing mencatatkan net buy Rp 144,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 97,2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 244,3 miliar), ITMG (Rp 48,6 miliar), dan ANTM (Rp 48,1 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 50,1 miliar), ADRO (Rp 45 miliar), dan BUMI (Rp 35,6 miliar).
Terdapat penambahan 2.871 kasus baru COVID-19 kemarin dengan positivity rate sebesar 8,0%. Sebanyak +4.702 pasien telahsembuh dengan recovery rate sebesar 96,8%. Secara kumulatif, jumlah total kasus aktif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 44.514 kasus.
Bursa Asia terpantau dibuka menguat, Nikkei 0,35%, Kospi 0,63%, dan ASX200 0,29%. “Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat mengingat sentimen regional,” demikian tertera.
