TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Resesi 2023 Bisa Pengaruhi Properti Perkantoran Jakarta

Achmad Adhito
5 October 2022 | 11:26
rubrik: Business Info
FOTO – Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II/2020

Foto: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Prediksi kemungkinan resesi ekonomi global di tahun 2023, bisa berpengaruh kepada pemulihan sektor properti perkantoran di Jakarta.

“Dengan kemungkinan tersebut, kita tak bisa berharap bahwa sektor properti perkantoran di Jakarta, pulih tahun 2023. Dinamika seperti ini perlu dicermati,” kata Senior Associate Director Colliers Indonesia, Ferry Salanto, di Jakarta hari ini, dalam paparan riset pasar terbaru ke wartawan.

Ferry mengatakan bahwa dalam sebuah siklus jam properti, bisa disebutkan bahwa properti perkantoran Jakarta ada di posisi jam 7 atau mulai bergerak naik. Hal itu setelah sebelumya berada di titik dasar atau jam 6, dalam waktu yang cukup lama.

Dalam posisi tersebut, Ferry menambahkan, persoalan yang masih ada yakni masih berlebihnya pasokan di pasar. “Jadi, persoalannya masih hal yang sama,” ia menegaskan.

Ia pun menjelaskan lebih lanjut beberapa hal tentang pasar properti perkantoran Jakarta pada kuartal tiga tahun 2022. Selama kuartal tersebut, tidak ada gedung baru yang beroperasi di kawasan CBD (Central Business District) Jakarta. Hal yang sama terjadi untuk area non-CBD Jakarta.

Angka kumulasi pasokan properti perkantoran di CBD Jakarta kini, di 7,04 juta m2. Untuk non-CBD Jakarta, angka itu di 3,69 juta m2.

Sementara, tingkat hunian perkantoran di CBD Jakarta kini di 75,1%. Adapun di non-CBD Jakarta, di 75,7%.

Kemudian, Ferry pun menjelaskan bahwa beberapa proyek gedung perkantoran kembali memundurkan jadwal penyelesaian. Itu dari tahun 2022 ini menjadi tahun 2023.

“Diprediksikan bahwa pasokan perkantoran akan terus bertambah hingga tahun 2023. Kemudian, mulai melambat di tahun 2024,” kata Ferry.

BACA JUGA:   Centrepark Dukung Korban Banjir Sumatera Lewat Lelang Singlet Emas SEA Games 2025
Tags: colliers indonesiaferry salantoproperti perkantoran
Previous Post

Holding PTPN III Bangun PKS Mini di Bogor

Next Post

Saham Forza Land Dihentikan Sementara, Karena Vonis Pailit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR