Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (19/10/2022), berpotensi lanjutkan penguatan.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melanjutkan Kenaikan.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (18/10). DJIA +1,12%, diikuti S&P500 1,14%, dan Nasdaq +0.9%. Pasar AS kembali terangkat oleh laporan keuangan yang memuaskan dari sejumlah emiten, seperti Goldman Sachs dan Lockheed Martin. Awal musim laporan keuangan 3Q22 yang cukup mengesankan ini tampaknya meyakinkan pasar bahwa keadaan ekonomi AS tidak seburuk yang ditakutkan sebelumnya.
Di sisa pekan ini, sejumlah data ekonomi yang akan dirilis antara lain data Core Housing Starts (prev :1,575%, Cons: 1,475%) dan Building Permits (Prev: 1,542%, Cons: 1,53%).
Dari pasar komoditas, harga Brent turun 3,7%, begitu juga emas 0,08%. Sementara itu, harga batu bara melemah 1,1%, sebaliknya CPO naik 3,27% ke RM 4.005/ton, dan nikel 1,5%.
Bursa Asia ditutup menguat pada Selasa (18/10), Kospi naik 1,36%, Hang Seng 1,82%.
IHSG menutup sesi di level 6.834. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 738,8 miliar. Di pasar regular, investor asing mencatatkan net sell Rp 847,5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 108,7 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 363,1 miliar), TLKM (Rp 145,2 miliar), dan ASII (Rp 109,5 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BUMI (Rp 57,1 miliar), UNVR (Rp 45,4 miliar), dan BEBS (Rp 17,8 miliar). AMRT, BBCA, dan BBHI menjadi top leading movers, sementara TLKM, GOTO, dan ASII menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 2.164 kasus baru COVID-19 di Indonesia kemarin, dengan positivity rate sebesar 3%. Sementara itu, +1.431 pasien dinyatakan sembuh.
Kospi dibuka cenderung flat pada pagi ini (-0,027%), sementara Nikkei dibuka menguat (0,25%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global,” demikian tertulis.
