Jakarta, TopBusiness – Kabupaten Bojonero sebagai daerah penghasil minyak tersebar dengan ditemukannya cadangan yang terbesar oleh operator Kontraktor Kontrak Kerja Kersama (KKKS) ExxonMobil, seperti temuan cadangan minyak di Blok Cepu Jawa Tengah, hingga di Bojonegero di Jawa Timur. Untuk saat ini produksi Blok Cepu, tercatat telah mencapai 235 ribu bph.
Sementara ini di Wilayah Kerja Produksi atau WKP Jambaran Tiung Biru (JTB) dengan operator oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) dengan temuan cadangan gas yang sangat besar di wilayah Bojonegoro sebesar 192 MMSCFD, serta juga menghasilkan ondesat sebesar 2,892 BPD.
Cadangan gas tersebut tersebar di 4 lokasi kecamatan, seperti Gayam, Ngasem, Tambakrejo dan Purwosari. Keempat kecamatan tersebut masuk daerah administratif Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro.
Tentunya sebagai daerah penghasil migas yang tersebar dengan temuan yang sangat menggembirakan bagi bangsa ini. Sebagai pengelola JTB maka PEPC memiliki tangung jawab besar pula membangkitkan perekonomian, mensejahterakan serta meningkatkan kemampuan masyarakat di sekitar WKP JTB.
PEPC sebagai kontraktor yang merupakan masih terafiliasi dengan Pertamina. Sebagai perusahaan berstatus milik negara, tentunya memiliki program Tangung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau juga kalau di perusahaan swasta disebut Corporate Sosial Responsibility (CSR)
PEPC dengan program Pengembangan masyarakat di WKP ini mulai dari tahun 2021-2022, dan telah digulirkan dalam beberapa aspek program bernas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Seperti, misalnya dalam bidang kesehatan. Di sini masyarakat mendapatkan sarana air bersih dan siap minum yang dibangun PEPC sepanjang 5.968 meter jaringan pipa air bersih siap minum dengan 2 tower penampungan air. Air bersih dengan perpipaan yang menjangkau 4 desa tersebut telah memberikan penerima manfaat sebanyak 356 kepala keluarga. Juga perusahaan memebrikan bantuan 70 unit kursi roda untuk sahabat disabilitas.
Bidang Pendidikan yaitu dengan memberikan manfaat bagi 618 siswa. Mereka mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak melalui pembangunan 1.586,3 meter persegi halaman sekolah. Pun, saluran drainase di SMPN 2 Purwosari, serta pembangunan 7 unit MCK dan fasilitas air wudhu dan perbaikan dinding sekolah di SMA Ahmad Yani Baurena.
Selanjutnya, terbentuk jejaring sistem komunikasi informasi penanganan kegawatdarutan, kebencanaan dengan melibatkan 146 taruna siaga bencana dari 4 desa di sekitar área Project Jambaran Tiun Biru (JTB) dan 22 tenaga kesehatan dari 3 kecamatan.
Bidang Ekonomi. Hingga pertengahan 2022 terdapat 4 BUMDes mitra binaan PT Pertamina EP Cepu berhasil melakukan budidaya ayam petelur dengan produksi 165 ton telur per tahun. Dan juga terbangun akses irigasi untuk 1.748 hektar lahan pertanian tersebar di 3 desa di Kabupaten Bojonegoro.
Serta di bidang lingkungan. PEPC turut sangat peduli agar menjaga alam, melestarikan alam, menjaga bencana Hidrologi seperti bencana alam, erosi, banjir, pergeseran tanah, dan juga menjadi ketersedian air baku dengan program penghijauan. Untuk mensukseskan program penghijauan ini langsung melibatkan seluruh stakeholder baik itu seluruh masyarakat, pemerintahan desa hingga kabupaten. Untuk merealisasikan tujuan tersebut maka dibentuklan 160 kelompok yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan melakukan penanaman 2.500 pohon kelengkeng di área lahan hutan dan budidaya 200 ekor kambing. Lalu, sebanyak 1.700 pohon dan 2.000 tanaman penahan erosi melalui program aksi penenaman pohon bersama masyarakat.
Ditegaskan Publik Governance, PEPC Edy Purnomo, Bojonegoro sebagai daerah penghasil minyak dan gas terbesar saat ini, maka Bojonegoro akan menjadi kabupaten terkaya karena dengan bagi hasil ke daerah. Tentunya hal tersebut tergantung dari pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Bojonegoro sebagai leader, CEO dalam membnagun daerahnya sebagai penghasil migas tersebut.
“Tentunya diperlukan sinergitas dan kerja yang apik antara pemerintah daerah hingga pemerintah desa dengan Pertamina EP Cepu agar tujuan untuk mensejahterakan, mencerdaskan dan menyehatkan masayarakat ini dapat tercapai dengan baik dan sangat memuaskan pula”, tegas Edy Purnomo kepada rombongan wartawan dalam media visit, di Bojonegoro-Jawa Timur, beberapa waktu lalu.


