Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (7/11/2022) awal pekan ini, berpotensi lanjutkan penambahan poin.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Lanjut Positif.
Pada penutupan Jumat lalu (4/11), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat 1,26%, S&P 500 2,36%, dan Nasdaq 1,28%. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data inflasi US di hari kamis waktu setempat dengan ekspektasi inflasi berada di 8%.
Pasar komoditas terpantau bergerak mayoritas menguat pada Jumat (4/11) kemarin. Minyak WTI +5,02% ke level USD 92,6/bbl, Brent 4,31% level USD 98,75/bbl. Harga batubara melemah 0,43% ke level USD 349,5/ton, nikel menguat 4,34% ke level USD 23.792, dan CPO 0,7% ke level MYR 4.182. Harga emas terpantau menguat 3,36% ke level USD 1.685/toz).
Bursa Asia bergerak mayoritas menguat pada Jumat (4/11) kemarin. Kospi menguat 0,83%, Nikkei melemah 1,68%, Hang Seng menguat 5,36%, dan Shanghai 2,43%.
IHSG pada hari Jumat (4/11) ditutup menguat 0,27% ke level 7.034, dengan net sell sebesar Rp 366,8. Pasar reguler asing mencatatkan net sell Rp 189,5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell Rp 177,3 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 257,7 miliar), BBCA (Rp 152 miliar), dan AKRA (Rp 42,7 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak TLKM (Rp 458 miliar), BMRI (Rp 77,2 miliar), dan ANTM (Rp 43,6 miliar). Top leading movers adalah GOTO, BBRI, dan BMRI, sedangkan TLKM, ASII, dan MDKA menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 3.662 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (6/11) dengan jumlah kasus sembuh sebanyak 2.495. Daily positive rate sebesar 19,97%; overall positive rate: 9,09%; kasus aktif: 37.048.
Pagi ini Nikkei dibuka menguat 0,7% dan KOSPI dibuka 1,05%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan tren positif pada hari ini, seiring dengan sentimen positif dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
