TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berpotensi Lanjutkan Peningkatan Poin

Agus Haryanto
7 November 2022 | 05:19
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (7/11/2022) awal pekan ini, berpotensi lanjutkan penambahan poin.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Lanjut Positif.

Pada penutupan Jumat lalu (4/11), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat 1,26%, S&P 500 2,36%, dan Nasdaq 1,28%. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data inflasi US di hari kamis waktu setempat dengan ekspektasi inflasi berada di 8%.

Pasar komoditas terpantau bergerak mayoritas menguat pada Jumat (4/11) kemarin. Minyak WTI +5,02% ke level USD 92,6/bbl, Brent 4,31% level USD 98,75/bbl. Harga batubara melemah 0,43% ke level USD 349,5/ton, nikel menguat 4,34% ke level USD 23.792, dan CPO 0,7% ke level MYR 4.182. Harga emas terpantau menguat 3,36% ke level USD 1.685/toz).

Bursa Asia bergerak mayoritas menguat pada Jumat (4/11) kemarin. Kospi menguat 0,83%, Nikkei melemah 1,68%, Hang Seng menguat 5,36%, dan Shanghai 2,43%.

IHSG pada hari Jumat (4/11) ditutup menguat 0,27% ke level 7.034, dengan net sell sebesar Rp 366,8. Pasar reguler asing mencatatkan net sell Rp 189,5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell Rp 177,3 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 257,7 miliar), BBCA (Rp 152 miliar), dan AKRA (Rp 42,7 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak TLKM (Rp 458 miliar), BMRI (Rp 77,2 miliar), dan ANTM (Rp 43,6 miliar). Top leading movers adalah GOTO, BBRI, dan BMRI, sedangkan TLKM, ASII, dan MDKA menjadi top lagging movers.

BACA JUGA:   OJK Lantik Pejabat Baru

Terjadi penambahan 3.662 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (6/11) dengan jumlah kasus sembuh sebanyak 2.495. Daily positive rate sebesar 19,97%; overall positive rate: 9,09%; kasus aktif: 37.048.

Pagi ini Nikkei dibuka menguat 0,7% dan KOSPI dibuka 1,05%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan tren positif pada hari ini, seiring dengan sentimen positif dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.

Previous Post

DAHANA – EDGE GROUP Jajaki Kerjasama Pengembangan Bahan Berenergi Tinggi

Next Post

Ini Saham Rekomendasi Samuel Sekuritas Hari Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR