Jakarta, TopBusiness—Ekonomi Indonesia triwulan III 2022 terhadap triwulan III 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,72 persen (y-on-y/year on year). Dari sisi produksi, lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 25,81 persen.
“Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,64 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), Margo Yuwono, hari ini dalam konferensi pers yang disiarkan via YouTube.
Adapun ekonomi Indonesia triwulan III 2022 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 1,81 persen (q-to-q)/quarter to quarter). Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,12 persen. ”Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PKP) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,22 persen.”
Margo Yuwono pun menjelaskan bahwa, sampai dengan triwulan III 2022, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,40 persen (c-to-c).
Secara spasial, perekonomian Indonesia pada triwulan III 2022 mengalami peningkatan di seluruh provinsi, di mana kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi penyumbang utama dengan kontribusi sebesar 56,30 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,76 persen (y-on-y).
