Jakarta, TopBusiness—Industri mold, dies, jig and fixture atau industri tools, memberikan kontribusi yang signfikan bagi perekonomian nasional. Hingga Agustus 2022, kinerja ekspor industri mold sebesar USD15,8 juta, industri dies sebesar USD8,7 juta, serta industri jig and fixture sebesar USD44 juta.
”Untuk segmentasi pasar produk mold, industri otomotif merupakan sektor pengguna terbesar yang mencapai 41% jika dibandingkan dengan sektor lainnya seperti industri elektronik 16%, serta industri peralatan dan perkakas 14%,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), Taufiek Bawazier, hari ini secara tertulis
Taufiek mengatakan bahwa industri otomotif sebagai pengguna terbesar karena banyak suku cadang dari kendaraan bermotor, khususnya bagian interior, yang menggunakan part berbahan baku plastik.
“Sedangkan untuk segmentasi pasar produk dies, industri otomotif juga merupakan sektor pengguna terbesar yang mencapai 64% jika dibandingkan dengan sektor lainnya,” imbuh Taufiek.
“Industri mold, dies, jig and fixture merupakan sektor pendukung yang strategis bagi indutsri mesin dan perlengkapan, yang memproduksi perkakas atau tools untuk industri pengguna, seperti industri otomotif, elektronika, makanan dan minuman, dan sebagainya,” kata Taufiek.
