TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Batas hingga Januari 2023, Rights Issue PBRX Targetkan Segera Kantongi Pernyataan Efektif dari OJK

Busthomi
20 December 2022 | 09:44
rubrik: Capital Market
Rights Issue Disetujui RUPSLB, PBRX Harap Raih Pernyataan Efektif OJK Akhir Bulan Ini

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Pan Brothers Tbk atau PBRX memang tengah mengajukan penggalangan dana penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu melalui Penawaran Umum Terbatas IV (PMHMETD IV) atau rights issue.

Langkah ini dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham Perseroan sebanyak-banyaknya 15.003.732.635 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp25,- per saham atau sebesar 69,84 % dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD IV, dengan Harga Pelaksanaan Rp50,- per saham.

“Sehingga  nantinya, jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam PMHMETD IV ini sebanyak-banyaknya mencapai Rp750.186.631.750,- atau Rp750,18 miliar,” tutur Fitri Ratnasari Hartono, Direktur PBRX dalam paparan public secara online di Jakarta, Senin (19/12/2022).

Saat ini, kata dia, PBRX telah melakukan registrasi PMHMETD IV sejak tanggal 3 Oktober 2022 menggunakan Laporan Keuangan Auditan 30 Juni 2022. Dengan adanya relaksasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu maka laporan keuanagn itu dapat digunakan sampai dengan Januari 2023.

“Saat ini masih dilakukan perbaikan prospektus sesuai dengan input OJK. Prospektus final akan diterbitkan setelah Pernyataan Effektif diterima Perseroan,” katanya.

Dalam rights issue ini, untuk dasio HMETD atas sahamnya adalah setiap pemegang 250 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) PBRX pada penutupan perdagangan saham sesuai tanggal recording date berhak atas 579 HMETD.

“Para pemegang saham yang tidak mengambil bagian atas HMETD yang menjadi haknya akan terkena dilusi kepemilikan sebesar 69,84 % dari persentase kepemilikannya sebelum PMHMETD,” ujar Fitri.

PBRX adalah produsen garmen terbesar berdasarkan kapasitas terpasang dan terkemuka yang berfokus pada produk dengan kompleksitas menengah hingga tinggi, segmen yang mendominasi di Indonesia dan salah satu yang terbesar di kawasan Asia dengan fokus yang kuat pada ekspor.

BACA JUGA:   Berikut Program CSR Unggulan PBRX, dari Sektor Lingkungan hingga Kesetaraan Gender

Dengan pengalaman dan track record yang panjang Perseroan memiliki portofolio klien internasional besar, kebanyakan dari mereka adalah merek terkemuka.

Merek tersebut adalah: Uniqlo, Adidas, The North Face, Salomon, Arcteryx, J Crew, Dillard, LL Bean, Macy’s, Orvis, Stella Mc Cartney, Spyder, Mavic, Strellson, Oviesse, Coin SpA, Holy Fashion, Atomic, Kathmandu, Duluth, Indygena, Polo Ralph Lauren, Sterling, Burton, Wilson, Christopher & Banks, Columbia, Hunter, Betabrand, Banana Republic, Joe Brown, Scotch & Soda, Disentis, Black Diamond, Dakine, Armada, G-Star, Woolrich, Jottnar, IKEA, dan lain-lain.

Tags: PBRXpernyataan efektif OJKPT Pan Brothers Tbkrights issue
Previous Post

Kans IHSG Konsolidasi, Ini Saham yang Direkomendasikan

Next Post

Perdagangan Berjangka Komoditi Kian Naik, Emas Terlaris

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR