TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transaksi Saham Dominan, BEI Sebut Kapitalisasi Pasar 2023 bisa Tembus Rp10 Triliun Lebih

Busthomi
22 December 2022 | 09:11
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Bursa Efek Indonesia (BEI) yakin kapitalisasi pasar atau market caps di pasar modal Indonesia bakal menembus Rp10 triliun lebih per hari di tahun 2023 nanti. Hal ini lantaran didasari oleh kinerja pasar modal yang terus meningkat, di mana sector saham yang sangat mendominasi dibanding yang lainnya.

Demikian seperti disebutkan oleh Kepala Divisi Riset BEI, Verdi Ikhwan, dalam acara edukasi wartawan pasar modal terkait Market Outlook 2023 secara virtual, Rabu (21/12/2022).

“Kenaikan market caps ini karena IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) juga terpantau dalam tren naik hingga akhir tahun. Dan relaif bagus dibanding Indeks di negara lain. Makanya saat ini, market cap kita saja sudah hampir Rp 10 ribu triliun, dan kita harap di tahun depan bisa melewati angka Rp 10 ribu triliun,” tandas dia, yakin.

Adapun untuk market cap di Rabu (21/12/2022) kemarin, sudah di angka Rp9.444,262 triliun. Sehingga untuk mencapai Rp10 ribu triliun tentunya bisa dilalui dengan mudah.

Kondisi ini memang, kata dia, tak lepas dar adanya pasar modal yang masih didominasi oleh transaksi saham. Kendati perdagangan obligasi mencatatkan nilai yang paling tinggi, tetap saja taransaksi yang memiliki income tertinggi dikantongi Bursa adalah dari saham.

BEI pun berharap di tahun 2023, usai belum lama ini meluncurkan waran terstruktur bisa terus diminati oleh investor. Sebaba sejauh ini, sector ini menunjukkan transaksi yang tinggi.

“Mungkin tidak akan berubah dari tahun sekarang dari porsi yang ada (saham dominan). Akan tetapi, kami berharap untuk produk yang baru launching yakni structure warrant itu bisa meningkat terus di tahun yang akan datang,” paparnya.

BACA JUGA:   RUPSLB BRI Agro Sepakati Right Issue 3 Miliar Saham

Dominannya sector saham memang tak lepas dari laju IHSG yang masih dalam tren positif hingga akhir tahun ini. Di mana sector-sektor yang mempengaruhinya, yang paling besar adalah sektor finance. Dengan bobot bisa sampai 25 persen.

Terlebih saat ini, sentimen positif yang dapat mendongkrak pasar modal di tahun 2023 nanti juga masih cukup banyak, salah satunya adalah kinerja emiten. Kinerja emiten telah kembali di jalur meningkat seperti sebelum pandemi COVID-19. Selain itu, kondisi makro ekonomi Indonesia yang positif juga terus menjadi penopang Indeks.

“Untuk itu, BEI terus mengembangkan inisiatif baru dalam rangka mendukung perkembangan pasar modal. Kita juga melihat makro ekonomi yang relatif bagus dan terjaga dibandingkan dengan negara lain dan menjadi positif bagi IHSG kita,” pungkas dia.

Tags: beiihsgkapitalisasi pasaroutlook pasar modal 2023
Previous Post

Saham Hari Ini: Adaro Minerals, BTN, Japfa Comfeed

Next Post

2 Juta Produk IKM Ditarget Masuk E-Katalog LKPP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR