TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hindari Risiko, Pembeli Apartemen Lebih Pilih Unit Jadi

Achmad Adhito
4 January 2023 | 12:27
rubrik: Business Info
Properti Positif, Tapi Mungkin Dilambatkan Politik

Apartemen di Jakarta (Foto: Adhito/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness–-Di kuartal empat 2022 di Jakarta, ada kecenderungan bahwa apartemen dalam kondisi selesai dibangun (unit eksisting) lebih diminati pembeli. Penyebab hal itu karena unit tersebut lebih menawarkan rasa aman ketimbang unit yang masih dalam konstruksi.

Hal itu dikatakan oleh konsultan properti dari Colliers Indonesia, Ferry Salanto, dalam paparan hasil riset terbaru yang berlangsung melalui jaringan internet, hari ini.

Ferry mengatakan bahwa, walau unit jadi tersebut menawarkan harga yang lebih mahal, tidak menjadi persoalan bagi pembeli tersebut. Hal itu karena tiadanya risiko tertentu seperti jadwal penyelesaian yang melar atau pun mangkrak.

Apakah kelompok pembeli itu merupakan tipe investor, ataukah end user? Menjawab pertanyaan wartawan Majalah TopBusiness tersebut, Ferry mengatakan bahwa mayoritas mereka adalah tipe end user (pengguna akhir/untuk ditempati sendiri).

“Kalau yang tipe investor, kan tidak memilih unit yang selesai dibangun. Sebab, mereka mencari capital gain yang memadai. Sedangkan unit yang selesai dibangun, harganya lebih mahal [sehingga mengurangi keuntungan investasi],” papar Ferry.

Kalau pun pembeli tipe investor memilih membeli unit jadi, Ferry mengimbuhkan, tentunya mereka harus memerpanjang waktu pengembalian investasi.

Peristiwa melar jadwal penyelesaian konstruksi sejumlah proyek apartemen, menjadi pelajaran berharga untuk para peminat properti tersebut. Sehingga sebagian mereka saat ini memilih membeli unit jadi.

Belum Pulih

Dalam paparannya, Ferry pun menjelaskan sejumlah hal tentang pasar apartemen di Jakarta saat ini. Antara lain, dijelaskannya bahwa pasar apartemen di Jakarta belumlah sepenuhnya pulih. Juga, belum menuju ke sebuah titik keseimbangan antara tingkat permintaan dengan tingkat pasokan.

“Tahun 2023, market apartemen di Jakarta mungkin belum sepenuhnya pulih. Diperkirakan, butuh dua tahun lagi untuk mencapai keseimbangan pasokan dengan permintaan,” kata dia.

BACA JUGA:   Pembiayaan Korporasi Terdampak Covid Ditambah Rp 9 T

Untuk tahun 2022, permintaan ke apartemen strata tittle di Jakarta sebanyak 1.389. Sedangkan tahun 2021 di 1.289 unit. Untuk tahun 2020, 2019, dan 2018, angka tersebut masing-masing sebagai berikut: 1.929 unit, 4.682 unit, serta 5.898 unit.

Adapun untuk pasar apartemen servis di Jakarta, saat ini kondisinya telah normal. “Tingkat hunian apartemen servis di 2022 lebih bagus daripada di tahun 2021.”

Walau begitu, harga sewa apartemen servis di Jakarta cenderung stagnan. Harga sewa tersebut pun diprediksi tidak naik untuk tahun 2023.

“Di sisi lain, apartemen servis ini harus berkompetisi dengan unit apartemen yang disewakan secara perorangan,” Ferry berkata.

Tags: colliers indonesiaferry salantopasar apartemenpembeli apartemen
Previous Post

Chandra Asri Akuisisi Anak Usaha PT KS Rp 3,24 Triliun

Next Post

APBN 2022 Tekor Rp 464,3 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR