Jakarta, TopBusiness—PT Gerbang NTB Emas merencanakan menjadi perusahaan dengan tata kelola level global. Juga, Gerbang NTB Emas memiliki unit bisnis dengan rata-rata merupakan bisnis yang dibutuhkan oleh dunia dan pasar internasional. Ada lima konsetrasi bisnis yang menjadi fokus utama BUMD tersebut. Antara lain: manufaktur-industri; konstruksi dan properti; agribisnis dan perdagangan umum; energi SPAM regional; MICE and service.
Direktur Utama Gerbang NTB Emas, Samsul Hadi, menjelaskan hal tersebut dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2023 yang digelar secara virtual lewat aplikasi Zoom (15/2/2023).
Pada lima konsetrasi bisnis ini, ada tujuh anak perusahaan. Jadi, ada induk perusahaan dan ada anak perusahaan yang langsung melakukan kegiatan bisnisnya.
“Tujuh perusahaan tersebut harus memberikan kontribusi besar bagi induk dan holding dalam bentuk penjualan serta laba yang sangat baik. Ini agar holding dan induk bisa membangun strategis bisnis secara terus-menerus dan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak,” papar Samsul Hadi.
Samsul Hadi pun mengatakan bahwa Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan daerah yang memiliki potensi bagus. Oleh sebab itu, Gerbang NTB Emas harus memiliki tanggung jawab sebagai agen pembangunan di Propinsi NTB.
Dengan peran sebagai agen pembangunan, maka Gerbang NTB Emas berperan mendongkrak ekononomi daerah, kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, peningkatan kesehatan masyarakat dalam kerangka penerapan SDGs, dan lain-lain.
Samsul Hadi pun menegaskan bahwa Gerbang NTB Emas telah berupaya menggelar tata kelola perusahaan level dunia. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang sehat. “Kami tidak ingin hanya menjadi penonton, sementara NTB punya destinasi wisata taraf internasional. NTB kan punya sirkuit balap dan punya Kawasan Ekonomi Khusus,” kata dia.
