Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Tirto Negoro Kabupaten Sragen menorehkan banyak pencapaian keberhasilan atas kinerja yang dilaksanakannya. Sebut saja misalnya, meraih laba bersih perusahaan tahun 2021 sebesar Rp 5.049.028.461. Selain itu berdasar audit BPKP Jawa Tengah, kinerja keuangan tahun 2021 sebesar 33,75% atau naik 3,75% dibanding dengan capaian tahun 2020 sebesar 30 %.
Di samping itu, Perumda Air Minum Tirto Negoro (Perumda AMTN) dicatat mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sragen sebesar 55% dari laba bersih setiap tahun. Untuk tahun 2020 sebesar Rp 2.675.835.490 dan untuk tahun 2021 sebesar Rp 2.776.965.653.
Pada tahun 2020 pula, Perumda AMTN dicatat melakukan perluasan wilayah pelayanan di Kecamatan Jenar Tangen dengan perolehan pelanggan sampai dengan tahun 2022 sejumlah 1.236 sambungan rumah. Terakhir, tingkat kinerja Perumda AMTN tahun 2021 adalah sebesar 3,33 dengan kategori SEHAT. Dibandingkan dengan tahun 2020 terdapat kenaikan sebesar 0,01 dari nilai 3,32,
Menurut Direktur Utama Perumda Air Minum Tirtonegoro Hanindyo Heru Prayitno, S.T saat penjurian TOP BUMD Awards 2023, semua pencapaian tersebut tidak lepas dari keberhasilan perusahaan dalam menerapkan manajemen kinerja dan inovasi secara tepat. Adapun penerapan manajemen kinerja dan inovasi secara tepat tersebut adalah sebagai berikut.
Manajemen Kinerja
Dalam menerapkan manajemen kinerja, Perumda AMTN dicatat telah menerapkan KPI untuk digunakan sebagai dasar penilaian kinerja pegawai atas capaian target setiap pegawai. KPI juga digunakan sebagai dasar memberikan reward dan punishment.
Perumda AMTN juga menerapkan Keselarasan Sistem Manajemen SDM dengan Strategi Bisnis. Di mana perusahaan menempatkan karyawan sesuai dengan kemampuannya (Right Man On The Right Place) untuk membantu pencapaian strategi bisnis perusahaan.
Perusahaan pun dicatat terus meningkatkan kompetensi SDM, Direksi, Komisaris/Pengawas. Seperti misalnya dengan melakukan pelatihan internal maupun eksternal baik formal maupun informal, melakukan Diklat, membangun teamwork antar pegawai, dan melakukan study banding.
Inovasi Secara Tepat
Pada penerapan inovasi secara tepat, Perumda AMTN dicatat telah membuat dashboard monitoring capaian anggaran dan membuat aplikasi Tinjut Pengaduan untuk pegawai. Khusus program dashboard, ia kini sebagai tampilan informasi perusahaan.
Adapun fungsi dihadirkannya inovasi dashboard adalah untuk memudahkan manajemen dalam memonitoring capaian anggaran dan juga target kerja yang ada. Sementara itu aplikasi tinjut pengaduan dihadirkan untuk mempercepat penyelesaian pengaduan dari pelanggan.
“Di samping itu semua, Perumda AMTN juga menghadirkan inovasi lain. Seperti aplikasi pengaduan pelanggan dan tagihan pelanggan via handphone dan melakukan promo sambungan murah untuk mencapai target sambungan rumah”, pungkas Hanindyo Heru Prayitno.
Penulis: Irawan Joko Nugroho
