TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perluas Pasar, Jamkrida Riau Kini Punya Unit Usaha Syariah

Editor
9 March 2023 | 10:57
rubrik: BUMD, Event
Perluas Pasar, Jamkrida Riau Kini Punya Unit Usaha Syariah

Foto: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Sebagai salah satu rangkaian yang wajib diikuti para kandidat penerima penghargaan, sesi penjurian TOP BUMD Awards 2023 memberi warna tersendiri. Hal itu lantaran di sesi inilah kerap muncul berbagai hal menarik yang diungkap para peserta, tidak terkecuali dari PT Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Riau (PT Jamkrida Riau).

Jamkrida Riau diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha penjaminan kredit. Seperti banyak perusahaan BUMD umumnya, Jamkrida Riau juga termasuk perusahaan yang memiliki concern terhadap pengembangan UMKM. Hal ini sebagaimana terlihat dari visi yang dicanangkan perusahaan yang memiliki visi untuk menjadi Perusahaan Penjaminan yang Terkemuka dan Terpercaya dalam Mendukung Pengembangan UMKM dan Perekonomian di Provinsi Riau.

Lebih lanjut seperti dikatakan Afrizal Berry, selaku Direktur Utama Jamkrida Riau, perusahaan juga memiliki strategi bisnis, salah satunya adalah dengan turun langsung ke masyarakat yang memiliki UMKM, selain mengembangkan strategi-strategi bisnis sebagai bentuk perwujudan pengembangan usaha, Visi, Misi, yang sesuai dengan kebutuhan dari pemegang saham tentunya.

”Jamkrida Riau ikut turun langsung ke masyarakat yang memiliki UMKM dengan melakukan kunjungan atau sosialisasi bersama mitra penyalur kredit. Jadi, kami tidak bisa turun sendiri, kami harus bersama-sama dengan penyalurnya untuk melihat dari kemampuan ataupun resiko apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk kita jamin terhadap UMKM yang melakukan peminjaman ke pihak perbankan,” ungkap Afrizal di hadapan Dewan Juri, Kamis (2/3/2023).

Kinerja

Sebagai perusahaan BUMD, Jamkrida Riau memiliki proporsi usaha 50% Laba dan 50 % Layanan publik atau sosial. Secara umum, perusahaan memiliki kinerja cukup bagus, hal ini seperti terlihat dari beberapa rasio. Misalnya untuk tingkat keuangan, seperti dikatakan Afrizal, sesuai dengan kriteria dari OJK, dari sisi likuiditas di tahun 2022 Jamkrida Riau tergolong cukup tinggi, di angka 387%.

BACA JUGA:   Kinerja Mentereng, BPR Gerbang Serasan Berikan PAD Signifikan ke Pemda

”Karena secara umum Jamkrida tidak memiliki utang lancar. Jadi, Current Ratio kita cukup bagus dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lainnya, tapi untuk perusahaan yang sejenis kita termasuk yang cukup bagus,” ungkap Afrizal.

Sementara dari sisi Gearing Ratio (kemampuan untuk menjamin terjamin) Jamkrida Rian juga tergolong masih cukup tinggi, dengan acuan OJK yang mematok 40 kali modal. ”Jadi kalau modal kita Rp1 miliar, berarti kita cuma bisa menjamin Rp40 miliar. Sementara gearing ratio kami masih berada jauh di bawah 40 kali, masih 15,6 kali sehingga masih ada ruang bagi kami lebih kurang 25 kali untuk menjamin. Jadi, cakupan kemampuan kami masih cukup tinggi,” ujarnya.

Pun dari tingkat kesehatan perusahaan, Jamkrida Riau juga tergolong sehat dengan kriteria tingkat kesehatan perusahaan berada di total 1,2. ”Sementara menurut OJK berada di total 1,8. Apabila tingkat komposit kita antara terkecil sama dengan 1 dan di bawah 1,8, itu kita berada di kriteria sangat sehat. Dan ini sudah kita peroleh dua tahun berturut-turut dari sisi nilai dari OJK,” jelas Afrizal.

Bermodal kinerja yang bagus dan tingkat kesehatan yang baik, perusahaan pun berhasil mencapai target laba yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah sebagai pemilik saham paling tinggi. ”Mereka (pemerintah daerah) menargetkan laba kita itu Rp5,1 miliar. Alhamdulillah pada tahun ini kita bisa peroleh Rp9,2 miliar (unaudited/proses audit sedang berjalan). Ini pencapaian yang cukup menggemberikan bagi kami, dan mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Afrizal.

Sekilas mengenai tata kelola perusahaan, berdasarkan self assessment yang mengacu pada POJK yang dilakukan, skor penilaian GCG yang diperoleh perusahaan juga masuk kategori baik. ”Hasil Self Assessment kami pada 2021 sebesar 80,41 dengan Predikat BAIK. Tahun 2022 belum selesai,” jelasnya.

BACA JUGA:   Bangkit Pasca Pandemi, Bank Solo Andalkan Dua Produk Kredit Ini

Terobosan

Tidak ketinggalan pada sesi penjurian kali ini, Jamkrida Riau juga mengungkap sejumlah terobosan yang telah dilakukan perusahaan. Misalnya, untuk tetap menjaga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, selain melakukan penyempurnaan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia, Jamkrida Riau juga terus melakukan terobosan.

“Sementara untuk terobosan dari sisi kinerja, kami juga sudah memiliki unit usaha syariah. Jadi, saat ini Jamkrida Riau punya dua penjaminan, satu penjaminan konvesional, satu lagi penjaminan syariah. Tujuannya biar ke depan itu kami dapat lebih luas merebut pasar yang ada di Provinsi Riau,” ujar Afrizal.

Adapun terobosan lain yang telah dilakukan Jamkrida Riau juga dating sisi permodalan. D mana perusahaan berhasil mendapat penambahan modal di tahun 2023 dan 2024 yang bias dimanfaatkan untuk mengembangkan unit usaha.

”Di 2023 kami mendapat penambahan Rp25 miliar, dan di 2024 mendapat lagi Rp25 miliar tujuannya untuk meningkatkan ruang lingkup kerja kami supaya bisa menjadi perusahaan penjamin bertaraf nasional, karena kami punya rencana untuk mengembangkan unit usaha ke provinsi tetangga, yaitu provinsi Kepualauan Riau. dan untuk mencapai hal itu dibutuhkan penambahan modal hingga menjadi Rp100 miliar, dan itu sudah kami lakukan mudah-mudahan di tahun 2024 hal ini sudah bisa terealisasi,” jelas Afrizal.

Sementara untuk inovasi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi, ada sejumlah inisiatif yang telah dilakukan Jamkrida Riau, seperti dengan membuat system yang teritegrasi dari mulai surat masuk, penginputan data penjamin, penginputan data pendapatan IJP, sampai ke keuangan untuk mencetak dalam bentuk buku besar laba/rugi dan neraca.

Selain itu, dalam upaya untuk membantu proses kegiatan perusahaan yang saling terintegrasi antardivisi, progres pengerjaan saat ini, Jamkrida Riau juga berkomitmen dalam pengembangan sistem berbasis web. Progres pengerjaan saat ini sudah lebih dari 90%. Awal tahun ini sudah dilakukan proses migrasi data penjaminan secara bertahap ke dalam database server Jamkrida Riau.

BACA JUGA:   BPR Bank Daerah Karanganyar Torehkan Prestasi dengan Laksanakan GRC Terintegrasi

“PT. Jamkrida Riau juga mengembangkan teknologi penyimpanan data berbasis cloud, mengingat saat ini back up data perusahaan sangat diperlukan apabila terjadi kehilangan data pada user yang bersangkutan,” tutupnya.

Penulis: Fauzi

Tags: Jamkrida RiauTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

PT Bumi Siak Pusako Kian Mendapat Kepercayaan Luas

Next Post

Dorong Kolaborasi Inovatif, Mirae Asset Pasarkan Waran Terstruktur Baru Bareng RHB Sekuritas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR