TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Mandiri Bagi Dividen Rp 24,7 Triliun

Nurdian Akhmad
15 March 2023 | 10:26
rubrik: Business Info
Obligasi Bank Mandiri Kantongi Peringkat Tertinggi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness –  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 24,7 triliun atau 60 persen dari total laba bersih tahun buku 2022. Dengan demikian investor akan mendapatkan pembagian keuntungan senilai Rp 529,34 per saham.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, besaran dividen Bank Mandiri tersebut naik 46,8 persen jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 360,64 per lembar saham.

Dalam RUPST Bank Mandiri yang berlangsung Selasa (15/3/2023), juga disepakati dividen kepada Negara Republik Indonesia atas kepemilikan sebesar 52 persen saham Bank Mandiri atau sebesar Rp 12,84 triliun akan disetorkan kepada Rekening Kas Umum Negara, naik 46,7 persen dari posisi tahun lalu. 

“Sementara itu, 40 persen dari laba bersih konsolidasi tahun lalu atau sebesar Rp 16,46 triliun akan dialokasikan sebagai laba ditahan,” ujar Darmawan dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (15/3/2023).

Lebih lanjut, Darmawan mengatakan, keputusan pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan rencana akselerasi serta ekspansi bisnis serta kebutuhan permodalan Bank Mandiri

 “Setelah pembagian dividen, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri sampai dengan akhir tahun 2023 diproyeksikan tetap terjaga di level optimal,” ucap dia.

Sementara itu, Bank Mandiri mencetak laba bersih secara konsolidasi Rp 41,2 triliun pada tahun 2022, naik 46,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pencapaian tersebut turut didukung oleh fungsi intermediasi perseroan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang positif.

Tercatat hingga akhir 2022, kredit secara konsolidasi Bank Mandiri tumbuh 14,48 persen yoy menjadi Rp1.202,2 triliun.  

Selain itu total dana pihak ketiga (DPK) bank berkode emiten BMRI ini naik 15,46 persen yoy menjadi Rp1.490,8 triliun. Portofolio dana bank disokong oleh dana murah atau giro serta tabungan yang masing-masing naik 31,2 persen yoy dan 13,5 persen yoy. 

BACA JUGA:   Anak Usaha Golden Energy Mines Dikucuri Kredit Rp2,2 Triliun dari Bank Mandiri

Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Mandiri optimistis kinerja perseroan  akan terus membaik. “Ke depan, kami akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanan Bank Mandiri agar dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder perseroan,” ucap Darmawan.

Tags: bank mandiri
Previous Post

Bank Ini Hadirkan Cabang ke-18 Premium Guest House

Next Post

Tol Padang-Sicincin Didesain Berwawasan Lingkungan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR