TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inovasi RSUD Dr. Iskak Tulungagung Menuju Layanan RS Tanpa Batas

Nurdian Akhmad
20 March 2023 | 22:41
rubrik: BUMD, Event
Inovasi RSUD Dr. Iskak Tulungagung Menuju  Layanan RS Tanpa Batas

Jakarta, TopBusiness – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Iskak Tulungagung  merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Kendati statusnya RSUD, rumah sakit ini memiliki kualitas layanan yang sudah diakui dunia, terbukti dari diraihnya berbagai penghargaan internasional.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr Iskak, dr. Zuhrotul Aini Sp.A  memaparkan, ada tiga layanan unggulan RSUD Dr Iskak, yakni Instalasi Gawat Darurat Modern atau Instagram yang sudah dioperasikan mulai 2014. Kedua adalah Tulungagung Neuro-Cardio Vascular Centre, dan ketiga Public Safety Centre (PSC).

“Kami juga ada jaminan aksesibilitas pelayanan yakni equal new concept hospital management, yakni low cost, high quality dan social responsibilty. Itu semua untuk menuju layanan hospital without walls baik di pre, inter, intra, dan post hospital,” kata   dr Zuhrotul dalam presentasi dan wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang dilakukan secara daring, Rabu (15/3/2023).

Hadir pula dalam penjurian ini, Kepala Bidang Pengendalian Pelayanan RSUD dr. Iskak Moch Rifa’i S.Kep.Ners, MH.Kes dan Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan dr. M Ravi Tanwirul Afkara, MMRS.

Menurut dr Zuhrotul, RSUD Dr Iskak menggunakan platform unggulan PSC Network sejak 2015. Setahun kemudian atau tahun 2016, RSUD Dr Iskak mengimplementasikan sistem Laskar  atau Layanan Sindrom Koroner Akut Terintegrasi.

Tahun 2018, menurut dia, RSUD mengimplementasikan EB Solih (Emergency Button Solution In My Hand) dengan platform Hospital Without Walls.  Aplikasi ini sudah bisa diunduh di android. Masyarakat bisa memencet satu tombol saja saat mereka membutuhkan layanan emergency.

 “Layanan emergency ini tidak hanya untuk emergency kesehatan, tapi juga emergency secara umum, baik itu kebakaran, kecelakaan, pohon tumbang, gempa bumi dan sebagainya,” kata dr Zuhrotul.

Tahun 2020, saat pandemi Covid-19, RSUD Dr Iskak mengembangkan platform PSC itu untuk menjadi Tulungagung Smart Covid. Dengan aplikasi itu,RSUD dr Iskak bisa memetakan tingkat keparahan penderita Covid-19, sehingga penderita tidak harus semua dirawat di RS. “Alhamdulillah kami tidak pernah menolak pasien atau ada pasien yang tidak tertangani ,” tutur dia.

BACA JUGA:   Sederet Program CSR BFI Finance Indonesia Selaras dengan Tujuan Pembangunan 2030

Untuk yang intra hospital, kata dr Zuhrotul, manajemen korporasi rumah sakit  dan manajemen klinik itu berjalan sejajar, berkoordinas, dan semuanya harus mencapai tujuan bersama. “Untuk itu kami kembangkan yang pertama Flowting Slip, jadi semua surat-surat ter-record dan bisa kita pantau,” ujar dia.  

Inovasi kedua untuk layanan internal hospital adalah Sistem Informasi Obat Elektronik (SI MONIK).  SI MONIK ini membuat pelayanan obat menjadi sangat efisien, karena bisa mempercepat pembelian atau pengadaan obat, sehingga di RS tidak mengalami kekosongan obat.

Dengan SI MONIK tidak ada ada pertemuan antara penyedia obat dengan klinisi dan manajemen, semua dalam proses pengadaan yang ter-record. “Kalau ada obat habis, sistem akan berbunyi, terus bagian pengadaan langsung melakukan pengadaan, jadi tidak ada permintaan per personel,” tuturnya.

Inovasi berikutnya adalah GOENDALA untuk Manajemen Mentenance & Repair Sarana dan Prasarana RS. Di sini semua peralatan baik medis maupun nonmedis dilakukan oleh instalasi pemeliharaan sarana dengan perawatan harian. “Ini ternyata mengurangi biaya perawatan alat, karena kita sudah melakukan daily maintenance. Ini mengurangi kerusakan peralatan medis karena maintenance yang dilakukan secara rutin,” ucap dia.

Inovasi keempat di intra hospital adalah Pendaftaran On Line (Si Poetri) dan Pendaftaran Mandiri (Si Tole). Sistem pendaftaran ini sudah terntegrasi dengan BPJS Kesehatan, Mobile JKN, dan cetak SEP.

Inovasi kelima adalah Pemanfaatan Data Kependudukan (NIK) dan penggunaan finger print biometric e-KTP untuk BPJS. “karena sekarang ada modus-modus memanfaatkan kartu BPJS orang lain. Ini kita sudah bisa mengantisipasinya dengan fingerprint biometrik e-KTP untuk data pasien,” ucap dr Zuhrotul.

Inovasi layanan berikutnya adalah Kompak Mutu untuk koordinasi manajer pelayanan pasien (MPP) dengan profesional pemberi asuhan (PPA) guna  meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit.  “Di sini juga berhubungan dengan Kendali Mutu Kendali Biaya (KMKB) sehingga akan sangat mempercepat handling complain di RS. Bagaimana misalnya dokter dalam memberikan layanannya, apakah sesuai panduan kliniknya. Ini semua ada di Kompak Mutu,” tuturnya.

BACA JUGA:   Pertama Kali, Perumdam Tirta Sanjung Buana Kab. Sijunjung Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2023

Inovasi lainnya adalah E-Resume Medis. Tahun 2024, RSUD dr Iskak melakukan rekam medisnya secara elektronik. Pentol Pati (Pendaftaran Operasi Online Pasien Terkini) untuk bridging dengan BPJS, sehingga semua pasien akan bisa melihat jadwal operasi mereka dan jadwal lainnya.  Inovasi kesembilan adalah membangun SIM-RS (Sistem Informasi Rumah Sakit), Tarif Berbasis Unit Cost dengan Metode  ABC, real cost, dan lainnya.

Sedangkan untuk inovasi terkait manajemen klinis rumah sakit antara lain Marmer atau mencegah resistensi antimikroba melalui efisiensi restriksi. “Di sini kami sangat terbantu dengan inovasi ini karena bisa mengurangi penggunaan antimikroba yang tidak relevan, sehingga mengurangi biaya untuk pembelian antimikroba,” kata dr Zuhrotul.

Ada pula layanan pemberian antibiotik bijak sehingga bisa mengurangi MDRO atau resistensi obat bagi pasien. Selanjutnya ada layanan Laskar (Layanan Sindrom Koroner Akut Terintegrasi).

Inovasi lainnya adalah PENAKIB (Integrasikan KIA Online, data Maternal Neonatal seluruh Faskes se-kabupaten Tulungagung kedalam Sistem PSC yang sudah dikembangkan sejak 2015. Program ini terintegrasi dengan seluruh  ibu hamil dan balita yang ada di Kabupaten Tulungagung melalui sistem KIA Online. Ada pula Padi Wangi atau pengingat digital waktu ganti cairan infus. “Sehingga tidak ada lagi cairan infus yang kebablasan seperti berita-berita di medsos,” ucap dr Zuhrotul.

Untuk inovasi layanan Post Hospital Care adalah Pelayanan Home Care terutama untuk pemantauan pasien kritis yang sudah keluar RS dan pasien post MRS untuk kontrol ulang.

Prestasi Internasional

Berbagai inovasi tersebut yang membawa RSUD Dr Iskan meraih banyak prestasi di tingkat nasional dan internasional. Tahun 2016, RSUD ini meraih 35 Top SINOVIK Kemenpan-RB, kemudian 40 Top SINOVIK Kemenpan-RB Tahun 2018.  Marketer of the Year 2018 from Mark Plus Hermawan Kertajaya, Public Services Of the Year 2018, Versi Mark Plus Hermawan Kertajaya, RSUD Dr Iskak Tulungagung sebagai RS Tipe B Terbaik I Tahun 2019 Versi BPJS Kesehatan.

BACA JUGA:   Berikut, Sejumlah Inovasi TI Perumda Pasar Tohaga

Selanjutnya,  kata dr Zuhrotul, RSUD DR. Iskak Tulungagung dinobatkan sebagai RS Tipe B Terbaik II Tahun 2020 Versi BPJS Kesehatan, RSUD DR. Iskak Tulungagung juga sebagai Role Model Pelayanan Prima penyelenggara pelayanan publik 2019 versi Kemenpan-RB. Peraih GOLD AWARD  INDOHCF INNOVATION AWARD (terbaik pertama) Tahun 2017, Peraih Platinum  Award  INDOHCF Innovation Award Tahun 2020 (terbaik pertama).  

RSUD Dr. Iskak Tulungagung juga terpilih sebagai Rumah Sakit Terbaik Dunia Gold Winner  Category Social Responsibility 2019 versi International Hospital Federation

Selain penghargaan-penghargaan tersebut, hasil penilaian GCG yang dilakukan BPKP terhadap  BLUD RSUD Dr. Iskak Tulungagung sebesar 80,09 dengan predikat “Baik” dalam kategori “AA”.

Tingkat hunian tempat tidur atau Bed  Occupancy Rate (BOR) RSUD Dr Iskak pada 2021 mencapai 65,91 persen, sedikit di bawah target 82,50 persen. Untuk indeks kepuasan masyarakat pada 2021 mencapai 85,63 persen, lebih tinggi dari target 83,50 persen.  Realisasi cost recovery ratio (CRR) pada 2021 mencapai 124,94 persen, sedang targetnya 104 persen. Untuk tingkat kemandirian rumah sakit juga di atas target yakni 91,92 persen, sedangkan targetnya 87 persen.

Meskipun berstatus BLUD dengan proporsi usaha 100 persen pelayanan publik, RSUD Dr Iskak pada 2021 2021 membukukan total pendapatan sebesar Rp 711,49 miliar, jauh di atas target Rp 380,79 miliar. Realisasi pendapatan 2021 itu juga meningkat pesar ketimbang 2020 yang meraih total pendapatan Rp 355,73 miliar, di atas target Rp 300,09 miliar.

“Tahun 2021 pendapatan naik signifikan karena ada pendapatan fungsional dari layanan-layanan yang kita berikan,” kata dr Zuhrotul.

Hasil pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP) dan BPK Provinsi Jawa Timur terhadap kinerja keuangan RSUD Dr. Iskak Tulungagung tahun 2021 sama-sama mendapat opini  wajar tanpa pengecualian.

Tags: RSUD dr. IskakRSUD Dr. Iskak TulungagungTOP BUMD Awards 2022TOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Ekspansif, IRSX Siap Kembangkan AI untuk Kelola 180 Juta Transaksi

Next Post

Indocement Terus Perkuat Penggunaan Alternative Fuel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR