TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

2024, Program Desibel Pecuk Indah Ecoriparian dari PI-Utilitas Selesai

Agus Haryanto
3 April 2023 | 21:41
rubrik: Event
2024, Program Desibel Pecuk Indah Ecoriparian dari PI-Utilitas Selesai

Jakarta, TopBusiness – PT Pupuk Indonesia Utilitas atau PI-Utilitas menargetkan community development atau comdev yang merupakan bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam program Desa Wisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (desibel) Pecuk Indah Ecoriparian dapat selasai di tahun 2024 mendatang.

Community development (comdev) ialah kegiatan pembangunan untuk masyarakat dalam mencapai kondisi sosial, ekonomi, budaya yang lebih baik dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya. Itu sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) guna membantu pengembangan komunitas masyarakat yang berada di areal operasional perusahaan alias ring-1.

Saat sesi pendalaman dan wawancara materi berjudul PROGRAM DESIBEL DESA WISATA TERINTEGRASI DAN BERKELANJUTAN Pecuk Indah Ecoriparian Desa Banyuwangi Kec. Manyar Kab. Gresik, SVP Sekretaris Perusahaan PI-Utilitas Said Ridho Fadlan, menyatakan bahwa pihaknya berharap agar program desibel Pecuk Indah Ecoriparian di Desa Banyuwangi dapat selesai di tahun 2024 mendatang.

Perusahaan memiliki wilayah operasional di Gresik dan Desa Banyuwangi masuk dalam ring-1. Dan sebelumnya telah meletakan dasar-dasar dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dari sebelumnya dengan dimulai menciptakan kesadaran dalam diri pribadi. Dilanjutkan dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Tentunya kita mempunyai target agar desa tersebut, bisa lebih mandiri ke depannya. Di awal kita sudah membangun fondasi yah, dengan membangun awareness dari masyarakat sekitar. Kemudian, kita juga membentuk kelompok-kelompok sadar wisata dengan bekerja sama dengan pemerintah setempat,” kata Ridho, di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2023 yang berlangsung secara dalam jaringan melalui aplikasi rapat zoom, yang berlangsung di Jakarta, Senin (03/04/2023).

Menurut Ridho, tahun 2023 ini pihaknya akan mendorong agar ada ijin bagi makanan olahan yang dibuat oleh masyarakat setempat. “Tentunya harapannya kita menargetkan di awal 2024, itu program kita sudah bisa selasai program kita di sana. Dengan harapan masyarakat di sana  juga sudah mandiri. Apalagi di 2023 ini, kita juga dari beberapa produk olahan yang sudah dikembangkan di sana akses perijinannya kita akan coba fasilitasi di 2023 ini, sembari ada beberapa program-program tambahan yang akan kita lakukan di 2023 ini dan harapan di 2024 kita sudah bisa selesai di sana. Dan tentunya ya dengan menyerahkannya nanti ke kelompok-kelompok desa wisata yang sudah kita bentuk dan sudah berjalan selama ini kerja sama dengan kami sangat baik,” ungkap Ridho.

BACA JUGA:   Bank BPR Sumsel Kembali Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2021

Dikatakan Ridho, maksimal sekitar 5 tahun sudah bisa berjalan secara mandiri bagi masyarakat di Desa Banyuwangi dengan lebih memaksimalkan lagi potensi desa wisata Desa Banyuwangi dengan landasan yang sudah ada. “Jadi, kita kan perusahaan yang baru dibentuk ya tadi emang 2014-2019, komersial di 2019. Tugas maksimal itu sekitar 5 tahun, artinya 5 tahun harapannya memang di 2024 itu bisa sudah bisa berjalan secara mandiri di sana. Nanti kita akan ukur kembali di akhir, apakah sejauh mana sih dampak kita sudah menyumbangkan program desa wisata di daerah Desa Banyuwangi tersebut,” kata Ridho.

Setelah desa wisata ini berjalan maka diharapkan akan berdampak ekonomi bagi masyarakat Desa Banyuwangi, dengan dibuktikan  muncul kemandirian di bidang ekonomi. Bahkan lebih dari itu bisa lebih mempertajam lagi.

Ridho berharap ada nilai kuantitatif dari pengembangan desa wisata setelah dikelola oleh masyarakat sekitar. “Bahkan kita berharap nanti akan ada dampak ekonomi masyarakat di sana. Masyarakat bisa lebih mandiri. Kemudian untuk pengembangan desa wisata mereka juga sudah punya bekal untuk bisa mendapatkan akses pendanaan. Itu harapan kita ke depan. Kemudian mereka harus juga bisa me-maintance beberapa fasilitas infrastruktur yang sudah kita kembangkan di sana.

Dari sisi kualitatif, perusahaan akan mencoba mengukurnya. “Kemudian dari sisi kualitatifnya pasti kita mengukur. Tadi kan di depan kita sajikan beberapa data, dari sisi dampak dari buah nipah itu sendiri karena itu masih baru. Sekarang sudah dapat men-up grade pendapatan masyarakat sekitar Rp 2,7 juta. Itu ‘kan bagian dari dampak yang kita lakukan. Kemudian dari sisi wisata sudah ada peningkatan di 2022 yaitu sebanyak 40-50 orang. Kita lihat trafic-nya di 2023 ini sudah mencapai 75 orang per bulan. Tentunya itu dampak dari pendapatan atau income dari wisata itu sendiri,” pungkas dia.

Previous Post

SKK Migas Pastikan Kegiatan Lifting Minyak untuk Kilang Dumai Aman dan Lancar

Next Post

Perumdam Tirta Kerta Raharja Jadi BUMD Air Minum Terbaik Nasional Didukung CRM Layanan Pelanggan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR