TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berpotensi Bergerak Melemah

Agus Haryanto
6 April 2023 | 03:10
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG berpotensi bergerak melemah.

Daily Research Report oleh Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, menyatakan IHSG Berpotensi Bergerak Melemah.

Bursa AS kemarin (5/4) ditutup mayoritas melemah. Dow Jones naik 0,24%, S&P 500 turun 1,07% dan juga Nasdaq 0,25%. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh investor yang mempertimbangkan laporan gaji swasta ADP terbaru, yang menunjukkan pertumbuhan pekerjaan yang melambat di bulan Maret. Selain itu juga dipengaruhi adanya penguncian dari growth stocks di tengah tanda-tanda ekonomi AS yang melemah.

Pasar komoditas juga tepantau bergerak mayoritas melemah. Minyak turun 0,63% ke level USD 80,4/bbl, diikuti CPO 3,97% ke level MYR 3.866, emas 0,13% level USD 2.035/toz, nikel 2,34% ke level USD 22.582, dan sebaliknya batubara naik 2,78% ke level USD 198/ton.

Pada akhir perdagangan kemarin bursa Asia ditutup bervariasi. Nikkei turun 1,68%, Hang Seng tutup, Shanghai naik 0,48%. IHSG ditutup turun 0,20% ke level 6.819,7. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy Rp 1.650,3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 968,9 miliar, dan pada negosiasi pasar tercatat net buy asing sebesar Rp 681,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 274,8 miliar), TLKM (Rp 152,4 miliar), dan BBNI (Rp 119,5 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh UNTR (Rp 40,8 miliar), GOTO (Rp 18,2 miliar), dan PGAS (Rp 17,1 miliar). Penggerak terkemuka teratas menghasilkan TLKM, BYAN, BMRI, sementara penggerak tertinggal teratas menghasilkan GOTO, BBCA, AMRT.

BACA JUGA:   Modal Gozco di Anak Usaha Naik 10 Kali

Pagi ini pasar regional dibuka melemah, dengan ditandai oleh Kospi 0,29%, dan Nikkei 0,81%. “Kami perkirakan IHSG bergerak melemah hari ini seiring dengan sentimen di pasar global dan regional,” demikian tertulis.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Temuan Penting, Kinerja dan Layanan BUMD Peserta TOP BUMD Awards Meningkat

Next Post

Pertamina Tingkatkan Kehandalan Kilang dengan Standar Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR