Jakarta, TopBusiness – Sejalan dengan Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030 APP Sinar Mas yaitu tumbuh dan maju bersama stakeholder untuk masa depan, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang (Pindo Deli Karawang) menjalankan 4 Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) unggulan yaitu Pemberdayaan UMKM Pemuda “Wisata Milenial Hutan Kertas”, Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara, UMKM Handycraft BUTEKA dan Program Penyetaraan Pendidikan.
Pindo Deli Karawang adalah salah unit usaha Asia Pulp and Paper Sinar Mas (APP Sinar Mas) dengan aktivitas usaha perusahaan kertas (produksi dan kemasan), tissue, karton box dan carbon less paper. Memiliki pabrik/mills yang berada di 3 kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
“Pindo Deli Karawang secara konsisten mengembangkan produk ramah lingkungan yang dapat didaur ulang, biodegradable, dan kompos untuk mengurangi limbah kemasan, serta inovasi produk yang berdampak baik bagi lingkungan.,” kata Andar Tarihoran, selaku Koordinator CSR Pindo Deli Karawang, dalam sesi Penjurian TOP CSR Awards 2023, secara daring, Kamis (27/04/2023).
“Kami telah menetapkan Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030 yang berfokus pada 3 pilar utama yang terkait dengan industri kami yaitu Produksi, Pengelolaan Hutan dan Sumber Daya Manusia,” imbuhnya.
Menurut Andar, sejak mulai dijalankan pada tahun 2021, keempat Program TJSL unggulan tersebut telah berdampak positif bagi masyarakat setempat serta menunjang keberlangsungan bisnis perusahaan.
Pertama, Wisata Milenial Hutan Kertas berlokasi di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kab. Karawang, telah memberdayakan 35 pemuda Desa Kutamekar. Program ini memanfaatkan lahan penghijauan milik perusahaan dengan mengembangkannya menjadi lokasi eco-wisata berbasis lingkungan. Sehingga masyarakat setempat dapat mengembangkan kreatifitas bisnis berkaitan dengan eco-wisata.
“Di lokasi tersedia resto dengan kuliner pilihan, spot foto (foto prewedding), Wedding Organizer (Tempat dan Fasilitas). Serta dibangung Taman Edukasi untuk memberikan pendidikan lalu lintas bagi anak usia dini, dan mengenal seputar kertas bagi kelompok pelajar dan mahasiswa,” jelas Andar.
Menurutnya, ada sejumlah manfaat dari Wisata Milenial Hutan Kertas yaitu menurunkan kesenjangan sosial, meningkatkan kesejahteraan dan harmonisasi dengan masyarakat sekitar, dan membangun engagement dengan masyarakat sekitar mill.
Kedua, Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kab. Karawang. Mengorganisir kelompok masyarakat untuk memperhatikan sanitasi kebersihan. “Kami memberdayakan kelompok masyarakat terkait program sanitasi dan air bersih,” kata Andar kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2023.
Program ini bertujuan mendorong tercapainya bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Program ODF-Open Defication Free. Yaitu setiap individu dalam suatu masyarakat tidak buang air besar sembarangan. Dalam pelaksanaannya bersinergi antara pemerintah daerah Kab. Karawang, lembaga swadaya masyarakat Speak Indonesia, dan Ausaid.
Sedangkan untuk pengelolaan air bersih dikoordinir oleh BUMDES Desa Kutamekar. “Salah satu hasilnya, telah terbangun 2 sarana air bersih di Kampung Gintung dan Kampung Cigempol.
Manfaat dari Program ODF, terciptanya perubahan perilaku warga dalam buang air dan penambahan Persentase Open Decefation Free (ODF) di tingkat kecamatan dan Kabupaten Karawang. “Pada Desember 2022 Desa Kutamekar melakukan deklarasi pencapaian ODF 100 persen,” kata Andar.
Ketiga, Program UMKM Handycraft BUTEKA di Kecamatan Ciampel, Kab. Karawang. Bentuknya dengan pemberdayaan kelompok wanita di Desa Kutanegara untuk memanfaatkan bahan baku ramah lingkungan berupa daun kering dan bunga kering.
“Kami memberdayakan kelompok ibu-ibu pengrajin hiasan BUTEKA (Bunga Tekan Karawang). Dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas hasil kerajinan dan pengetahuan cara marketing. Serta mengikutsertakan mereka dalam event-event pameran,” kata Andar.
“Manfaat dari program Handycraft BUTEKA adanya peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil UMKM setempat dan hasil kerajinan mulai exist di aplikasi online seperti Shopee, dan Tokopedia,” ungkap Andar.
Keempat, Program Penyetaraan Pendidikan. Pindo Deli Karawang memfasilitasi kelanjutan pendidikan anak putus sekolah. Caranya, memberikan bantuan tunjangan pendidikan dan menjalin kemitraan dengan Dinas Pendidikan dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) setempat.
Manfaat program tersebut yaitu mendorong peningkatan pendidikan masyarakat, dan mendukung perluasan kesempatan kerja. “Hingga saat ini, kami telah memfasilitasi 45 orang anak putus sekolah SMP/SMA untuk belajar di PKBM sampai mendapatkan ijazah kesetaraan Paket B dan C,” kata Andar.
TOP CSR Awards diselenggarakan majalah TOP Business didukung sejumlah asosiasi CSR, Asosiasi Bisnis, dan GCG, serta perusahaan konsultan CSR dan Bisnis. Tema yang diangkat dalam TOP CSR Awards 2023 adalah “Inovasi-Inovasi Program CSR yang Mendukung Tumbuhnya Bisnis Perusahaan Secara Berkelanjutan”.
Dalam Penjurian TOP CSR Awards 2023, Andar Tarihoran didampingi dari Pindo Deli Karawang yaitu Bendung Prakoso dan Dina Ferydsa; serta dari APP Sinar Mas yaitu Handoko dan Lulu.
Bertindak selaku dewan juri yaitu Dwinda Ruslan dari Yayasan Pakem, Nurdizal M. Rachman dari Corebest, Syaifudin dan Ermon Idrus dari Lembaga Kajian Nawacita, dan Puteri Rahsilaputeri dari Sinergi Daya Prima.
Penulis: Teguh IS
