Jakarta, TopBusiness—PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bertempat di Club House Jakarta Garden City, Jakarta Timur pada Jumat, 19 Mei 2023. RUPST dihadiri oleh segenap jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, serta Notaris Perseroan.
Berkaitan dengan hasil pencapaian 2022, Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., William Honoris mengatakan, PT Modernland Realty Tbk. bersyukur mampu melewati tahun 2022 yang penuh tantangan. Adanya kelanjutan penyebaran COVID-19 varian dan subvarian baru dan pecahnya perang Rusia dan Ukraina yang berdampak pada perekonomian global dan secara tidak langsung menambah tekanan terhadap perekonomian dalam negeri.
Pada akhir tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3%, lebih tinggi 2,1% dibanding dengan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3,2%. Namun demikian proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 masih akan terkena dampak dari kenaikan suku bunga pada 2022 yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi di dunia.
Manajemen telah mengambil langkah-langkah penting dan strategis untuk mendorong pendapatan dan mengukuhkan struktur keuangan demi mencapai pertumbuhan jangka panjang. “Antara lain dengan menyelesaikan proses restrukturisasi Global Bond dan penebusan sebagian utang obligasi USD yang berdampak positif terhadap likuiditas Perseroan, serta melakukan peluncuran proyek-proyek terbaru sesuai dengan strategi penjualan yang berkesinambungan,” kata William.
Herman, Direktur PT Modernland Realty Tbk. mengungkapkan Kinerja Keuangan pihaknya. Sepanjang tahun 2022, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,10 triliun, menurun 45,29% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp2,01 triliun. Penurunan pendapatan dikarenakan pada tahun 2021 adanya pengakuan pendapatan dari transaksi divestasi saham PT Astra Modern Land sebesar Rp1,00 triliun.
Beban pokok pendapatan pada tahun 2022 mengalami penurunan 18,32%, menjadi Rp535,87 miliar dari sebelumnya Rp656,04 miliar. Hal ini disebabkan oleh adanya pengakuan pendapatan dari transaksi divestasi PT Astra Modern Land sebesar Rp1,00 triliun di tahun 2021.
Laba bruto yang dibukukan Perseroan di tahun 2022 mencapai sebesar Rp562,99 miliar, menurun Rp789,62 miliar atau 58,38% dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,35 triliun. Menurunnya laba bruto seiring dengan penurunan pendapatan Perseroan.
Laba usaha Perseroan di tahun 2022 tercatat sebesar Rp297,37 miliar, jumlah tersebut lebih rendah 35,12% dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai Rp458,36 miliar. Hal ini seiring dengan penurunan pendapatan Perseroan.
Hingga akhir tahun 2022, laba bersih Perseroan tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 148,03%, menjadi Rp20,17 miliar dari sebelumnya rugi bersih Rp41,99 miliar pada tahun 2021. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh turunnya beban keuangan Perseroan akibat dari selesainya proses restrukturisasi utang obligasi USD pada akhir tahun 2021, serta adanya pengakuan pendapatan dari penebusan utang obligasi USD.
