TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Laba Kuartal I/2016 BMRI Rp 3,8 Triliun

Nurdian Akhmad
15 May 2016 | 15:59
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. Sepanjang kuartal  I/2016 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan laba bersih h Rp3,8 triliun. Sementara laba operasional sebesar Rp 9,7 triliun hingga akhir Maret 2016, tumbuh 15,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,3 triliun.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, laju kenaikan laba operasional tersebut ditopang oleh pertumbuhan operating income yang meningkat Rp 2,4 triliun atau tumbuh 16,3%  menjadi Rp 17,2 triliun. Pertumbuhan tersebut bersumber dari kenaikan pendapatan bunga bersih dan premi bersih sebesar 19,1% menjadi Rp 13,0 triliun dan peningkatan fee based income yang juga tumbuh 8,0% menjadi Rp 4,2 triliun.

“Kami bersyukur atas pencapaian ini karena membuktikan Bank Mandiri tetap dapat mengelola produktivitas asset, liabilities dan bisnis transaksionalnya dengan baik ditengah tantangan perlambatan kondisi ekonomi domestik dan internasional serta insiatif perseroan yang mulai melakukan penuruan suku bunga menuju single digit secara bertahap,” kata Kartika dalam siaran pers,Minggu (15/5/2016)

Selain itu, Bank Mandiri juga telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan perseroan tetap tumbuh sehat dan berkelanjutan. Diantaranya adalah dengan membentuk unit special asset management agar dapat menyelesaikan kredit  bermasalah dengan lebih fokus, cepat  dan tuntas. Early warning system dan portfolio selection yang selama ini sudah diterapkan juga semakin dipertajam untuk setiap segmen dan sub-segmen yang spesifik. Kami juga melakukan penataan ulang dan pemantauan yang lebih disiplin terhadap pengelolaan portofolio kredit perseroan, baik secara sektoral, segmen maupun geografi.(az)

BACA JUGA:   Bank Woori Siap Hadapi Bank Dengan Suku Bunga Kredit Rendah
Previous Post

Asing Jual Saham Lokal Senilai Rp 429 Miliar Minggu Ini

Next Post

Lagi, BSDE Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR