Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG berpotensi melemah.
Penelitian Harian Samuel, Senin 26 Juni 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan bahwa IHSG Berpotensi Melemah.
Pada penutupan Jumat (23/6) lalu, pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah 0,65%, diikuti S&P 500 0,77%, dan Nasdaq 1,01%. Pasar Asia-Pasifik diperkirakan akan dibuka dengan lemah pada akhir Juni ini setelah pasar Amerika Serikat mengakhiri tren kemenangan. Kekhawatiran ekonomi meningkat karena penghargaan suku bunga di Eropa dan Amerika Serikat.
Di Eropa, terjadi pemberontakan singkat oleh kelompok militer swasta Wagner di Rusia, yang dapat membuat pasar menjadi tegang.
Pasar komoditas terpantau menyamping pada Jumat (23/6) kemarin. Minyak WTI -0,46% ke level USD 69,16/bbl, dan Brent 0,39% ke level USD 73,9/bbl, harga batubara melebur 1,31% di level USD 139,15/ton, nikel turun 1,06% ke level USD 21.400 dan CPO menguat 1,54% ke level MYR 3.624. Harga emas terpantau menguat 0,33% ke level USD 1.929/toz.
Bursa Asia bergerak melemah pada Jumat (23/6) kemarin. Kospi melemah 0,91%, Nikkei 1,45%, dan Hang Seng 1,71%. Sementara itu, Shanghai tutup. IHSG ditutup melemah 0,19% ke level 6.639,7.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,16% ke level 199,3. Investor asing pada Jumat mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 693,5 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell (Rp 536,4 miliar), dan negosiasi pasar mencatatkan net sell asing (Rp 157,1 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BBRI (Rp 213,1 miliar), BMRI (Rp 67,9 miliar), dan PTBA (Rp 40 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh ISAT (Rp 29,8 miliar), ASII (Rp 25,3 miliar), dan ANTM (Rp 20,5 miliar). Selain itu, top sector gainer pada Jumat (16/6) adalah sektor IDXBASIC, sementara yang menjadi pecundang sektor teratas datang dari IDXTECH. Emiten penggerak teratas teratas adalah MDKA, BYAN, INKP, sementara penghasil penggerak teratas tertinggal adalah BBRI, GOTO, ARTO.
Pagi ini Nikkei melemah 1,45% dan KOSPI 0,91%. “Kami melemahnya IHSG berpotensi melemah pada hari ini, seiring dengan beragamnya sentimen dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
