Jakarta, TopBusiness – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (IDX: DADA) atau Diamondland baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023, beberapa waktu lalu.
Salah satu mata acara RUPST kali ini yakni penetapan hasil laporan keuangan untuk tahun buku 2022. Selain itu, PT Diamond Citra Propertindo Tbk juga memaparkan kinerja selama kuartal I tahun 2023 yang masih terbilang positif.
Diungkapkan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tersebut, untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2022 lalu, disebutkan bahwa kinerja keuangan Diamondland cukup positif, hal ini seperti terungkap dari laba bersih yang dicapai sebesar Rp 1,21 miliar.
Sementara pada kuartal I-2023 ini, meski mengalami penurunan laba, namun asset dari emiten properti berinisial DADA ini sudah mencapai Rp80,91 miliar.
Direktur Diamond Citra Propertindo, Bayu Setiwan mengatakan, di tengah isu resesi ekonomi global ini, pihaknya tetap fokus pada penyelesaian proyek-proyek properti yang masih berjalan. “Tentu dengan komitmen tanpa henti untuk men-delivery kepada konsumen kami,” ujarnya, seperti dalam keterangan media yang diterima, Senin (3/7/2023).
Bayu menambahkan, sehubungan dengan komitmen terhadap konsumen, sebagai developer, Perseroan terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait termasuk kontrator, supplier dan perbankan untuk bersama-sama mencari solusi terbaik untuk pengembangan proyek.
Pengembang menatap optimistis bisnis properti pada tahun 2023 ini. Sebagai pengembangan properti skala nasional, Diamond Citra Propertindo mampu melewati tahun sulit selama pandemi Covid-19 lalu.
Direktur Utama Diamondland Adam Bilfaqih menambahkan, hal ini bisa dilakukan dengan fokus pada pasar dan melakukan banyak inovasi maupun strategi yang tepat, sehingga perusahaan justru bisa terus bertahan dan tumbuh.
“Kami akui selama menghadapi pandemi tiga tahun lalu, kinerja Diamondland tentunya sangat terdampak. Tapi kami masih mampu bertahan dan memperbaiki kinerja dengan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan visi perusahaan yang selalu berupaya unggul dalam pengembangan produk propertinya,” jelas Adam.
Adam menjelaskan beberapa langkah strategis yang dilakukan di antaranya dengan membidik segmentasi pasar dari kelompok menengah. Selain itu, Perseroan juga mengambil peran sebagai inovator konsep proyek yang berbeda dengan harga yang lebih terjangkau. Sehingga dapat lebih diterima oleh masyarakat karena menyesuaikan kebutuhan pasar.
Perseroan juga tetap konsisten dan berkomitmen melakukan aktivitas penyelesaian proyeknya, serta melakukan eksplorasi peluang pasar melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga.
Strategi ini yang membawa Diamondland tetap optimistis menatap bisnis properti di tahun 2023 dan akan kembali menerapkan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan target-target perusahaan.
“Diamondland optimistis akan kembali meraih capaian kinerja seperti sebelum pandemi sambil terus melakukan proses recovery yang ada di perusahaan,” tegas Adam.
Opmisme ini juga tertuang dalam arahan pengembangan transformasi bisnis Diamondland yang berkelanjutan.
Progres Proyek
Sebagai tambahan, Diamondland telah membuktikan komitmennya dengan berhasil mencapai target pembangunan dari berbagai project pengembangan di wilayah Jabodetabek, mulai dari ground breaking hingga serah terima.
Beberapa pencapaian Diamondland dalam pembangunan proyek hunian vertikal, di antaranya Dave Apartment yang lokasinya dekat dengan Universitas Indonesia, tepatnya berada di jalan Palakali Raya Kukusan, Beji, Kota Depok.
Kemudian Apple 1 Condovilla yang berlokasi di Jl. Raya Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Serta Apple 3 Condovilla di Jl. Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
“Kami juga telah mempersiapkan beberapa proyek, salah satunya berlokasi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan yang nantinya menjadi momentum bagi Perseroan untuk meningkatkan kinerja melalui penjualan properti dan berupaya untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi,” pungkas Bayu.
