Jakarta, TopBusiness—Corporate Secretary Megapolitan Developments, Ouw Desiyanti, mengatakan bahwa pihaknya melakukan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak Covid-19 pada perusahaan tersebut. “Bisnis Megapolitan Developments terganggu oleh pandemi tersebut,” kata Desiyanti dalam penjelasan tertulis untuk otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), yang disampaikan pada hari ini.
Dijelaskan, satu di antara upaya itu adalah melakukan potongan harga khusus untuk unit yang terjual. Upaya yang lain adalah: restrukturisasi dan renegosiasi utang perusahaan; mencari alternatif pendanaan baru; merumahkan karyawan dan mengurangi gaji karyawan.
“Kami masih melakukan monitoring secara berkala, dan menentukan langkah strategis selanjutnya terkait PSBB yang berlaku di daerah operasional Megapolitan Developments,” kata Desiyanti.
Dia juga menjelaskan bahwa, diperkirakan, penghentian waktu usaha dan operasional usaha Megapolitan Developments, akan berjangka waktu satu sampai tiga bulan.
“Untuk periode Maret 2020 year on year Maret 2019, pendapatan kami diperkirakan turun kurang dari 25%,” papar Desiyanti.
Ilustrasi: Istimewa
