Jakarta, TopBusiness – Saat sesi pembukaan perdagangan Jumat (18/8/2023) akhir pekan ini, indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah, menyusul investor mencerna asumsi makroekonomi pemerintah.
Indeks komposit Jakarta melemah 20,34 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.880,20. Sementara 45 jenis saham terlikuid dalam bentuk indeks LQ-45 minus 4,35 poin (0,45 persen) ke posisi 959,55.
Pelaku pasar modal mencerna asumsi makro ekonomi tahun 2024, dan mengikuti Wall Street.
Di kesempatan lain, pasar saham New York Stock Exchange pada Wall Street melalui indeks dow jones industrial hingga penutupan perdagangan waktu setempat, merosot 290,91 poin, atau setara dengan 0,84 persen ke posisi 34.474,83. Nasdaq berkurang 143,75 poin (1,07 persen) ke level 13.330,88.
