TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jakarta Polusi, Ini Kiat Jaga Kualitas Udara Rumah

Achmad Adhito
25 August 2023 | 13:15
rubrik: Business Info
Jakarta Polusi, Ini Kiat Jaga Kualitas Udara Rumah

Sumber Foto: IQair

Jakarta, TopBusiness—Saat polusi udara di Jakarta belakangan ini semakin menjadi masalah yang serius, khususnya untuk masyarakat yang beraktivitas dan juga tinggal di daerah Jabodetabek, kualitas udara di dalam rumah pun perlu diperhatikan.

Menurut Co-founder dan CEO Gravel, Georgi Ferdwindra Putra, “Kita juga baiknya turut berupaya untuk melindungi diri dan keluarga di rumah dari dampak negatif polusi udara, terutama bagi yang bermukim hunian berdekatan dengan kawasan industri atau jalan raya padat.”

Ia, dalam keterangan tertulis hari ini, menjelaskan bahwa Gravel memiliki beberapa tip yang dapat diterapkan untuk menjaga kualitas udara pada hunian.

Pertama, atur buka waktu tutup pintu dan jendela. Hindari membuka pintu dan jendela secara berlebihan, hal ini dapat menyebabkan udara dari luar masuk ke dalam. Memang, sirkulasi udara dalam ruang itu penting, tapi kita harus pilah pilih waktu ketika polusi udara sedang tidak tinggi. Bagi yang tinggal di gedung bertingkat di kawasan sibuk, pastikan Anda tidak membuka jendela di jam padat. Perhatikan waktu ketika keramaian lalu lintas dan aktivitas industri sedang mereda, agar sirkulasi udara tetap bersih dan sehat.

Kedua, memasang exhaust. Udara dalam ruangan bisa menjadi terlalu jenuh jika terlalu sering tertutup. Agar udara pengap bisa dikeluarkan, gunakan exhaust yang dapat membawa udara lembap dan panas ke luar rumah. Exhaust dapat membantu sirkulasi udara tetap berjalan dan mengurangi akumulasi polutan dalam ruangan.

Ketiga, gunakan seal kedap udara pada celah pintu dan jendela. Seal karet pada celah pintu dan jendela dapat membantu menghalangi udara luar yang kotor agar tidak masuk ke dalam rumah.

Keempat, menanam tanaman penyaring udara. Tanaman pembersih udara seperti bambu dan tanaman lidah mertua yang rapat di sekitar rumah bisa membantu mengurangi jumlah polutan yang masuk ke area sekitar rumah. Lokasi penanaman juga berpengaruh, usahakan tanam di area seperti tepi jalan, atau dekat bukaan yang cukup besar.

BACA JUGA:   Industri Konstruksi Selalu Tumbuh Saat Pemilu

Kelima, gunakan AC dengan sistem recirculate. Sebagian besar AC memiliki sistem ini, cuma jarang digunakan. Saat-saat seperti inilah, sebaiknya kita menggunakan fitur ini. Sistem recirculate AC akan mengolah udara di dalam rumah untuk disaring dan didinginkan dan kemudian masuk kembali ke dalam rumah, tanpa mengambil udara dari luar sama sekali.

Selain lima tip di atas, penggunaan air purifier juga dapat membantu menyaring udara yang masuk ke dalam rumah, tempatkan di daerah seperti jendela dan juga di ruang keluarga. Olahraga dan makan-makanan bergizi juga diperlukan, supaya tubuh memiliki daya tahan yang kuat sehingga tidak mudah terpapar sakit. Jangan lupa juga rutin membersihkan rumah untuk mengurangi akumulasi debu dan partikel-partikel lain yang dapat mempengaruhi kualitas udara.

Tags: gravelpolusi jakarta
Previous Post

Sukses Wujudkan GRC dan ESG, Semen Gresik Catatkan Kinerja Operational Excellence

Next Post

FWD Insurance Hadirkan FWD Mind Strength

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR