Jakarta, TopBusiness-–Analis saham dari Indo Premier Sekuritas, Dimas Khrisna, menganalisis bahwa berbicara tentang potensi market pada minggu ini (18-22 Desember 2023), para trader perlu memperhatikan 3 sentimen yang bakal menjadi katalis IHSG. Tiga sentimen tersebut adalah RDG Bank Indonesia, Indeks Harga Belanja Personal Inti (Core PCE) AS dan aksi beli investor asing ke IHSG.
Ia mengatakan hal itu hari ini dalam hasil riset mingguan yang diterima Majalah TopBusiness.
Pada pekan ini Bank Indonesia akan melakukan RDG terkait keputusan tingkat suku bunga. Diperkirakan BI masih akan menahan tingkat suku bunga di level saat ini (6%) menyusul keputusan serupa yang dilakukan oleh The Fed di pekan lalu.
Terkait Indeks Harga Belanja Personal Inti (Core PCE) AS yang akan dirilis pada minggu ini, berdasarkan konsensusnya Core PCE inti AS untuk November akan berada di level 0,2%. Ini merupakan level yang sama seperti di bulan lalu, dan menjadi katalis positif untuk market.
Sementara itu, terkait sentimen aksi beli investor asing ke IHSG, dijelaskannya bahwa pada 2 hari perdagangan terakhir asing melakukan aksi pembelian ke IHSG mencapai Rp3,7 triliun yang merupakan level pembelian terbesar di sepanjang 2023 untuk 2 hari perdagangan.
“Apabila aksi pembelian asing berlanjut di minggu ini maka IHSG berpotensi untuk menembus level resistance 7.200 dan berpeluang untuk mencetak titik tertinggi baru. Sekaligus memanfaatkan momentum window dressing yang biasa terjadi di akhir tahun,” tandasnya.
Berkaca pada data-data ekonomi dan sejumlah sentimen di atas, Indo Premier Sekuritas merekomendasikan 3 saham untuk trading pada minggu ini hingga 22 Desember 2023 yakni Buy BBCA (Support: 9.100, Resistance: 9.500), Buy on Breakout PGEO (Support: 1.280, Resistance: 1.500) dan Buy MARK (Support: 600, Resistance: 750).
