Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (18/12/2023) mencatat tekanan poin.
Indeks komposit Jakarta tersebut anjlok sedalam 71 poin atau 0,99 persen ke posisi 7.119,52.
Pelaku pasar melepas saham-saham, menyusul sentimen negatif penurunan surplus neraca perdagangan menjadi 2,41 miliar dolar Amerika.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung marak senilai Rp 12,24 triliun dan volume mencapai 28,3 miliar dengan frekuensi sebanyak 1,2 juta kali.
