Jakarta, TopBusiness—Selama tahun 2024, berdasarkan data settlement hingga 4 Januari 2024, nonresiden telah membeli neto Rp1,79 triliun di pasar SBN (surat berharga negara). Kemudian, di pasar saham, nonresiden membeli neto Rp2,40 triliun. Hal itu dijelaskan oleh Asisten Gubernur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, di Jakarta akhir pekan kemarin.
Ia pun, dalam keterangan resmi untuk wartawan, menjelaskan bahwa di pasar SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia), kalangan nonresiden membeli neto Rp2,08 triliun, pada periode waktu yang sama.
Kemudian, untuk level premi CDS (credit default swap), Erwin mengatakan bahwa premi CDS Indonesia 5 tahun per 4 Januari 2024 sebesar 75,01 bps. Angka ini naik dibandingkan per 29 Desember 2023 sebesar 68,45 bps.
