Jakarta, TopBusiness – PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), tahun ini terpilih dan masuk nominasi 250 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik dari 1.000 lebih BUMD yang ada di Indonesia dan lolos mengikuti ajang penilaian untuk penghargaan “TOP BUMD Awards 2024”. Penilaian dan wawancara penjurian dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT. PCM, Muhammad Willy.
Muhammad Willy membawakan materi presentasi berjudul “Prestasi Dan Pencapaian PT. Pelabuhan Cilegon Mandiri”. Turut juga hadir mandampingi saat penjurian, di antaranya Direktur Operasional PT PCM Eko Didik Harnoko, Divisional Head PT PCM- Ilham Sh, serta tim corporate secretary PCM.
Willy mengawali presentasi dengan pengenalan perusahaan, visi dan misi PCM yang merupakan BUMD milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Banten. PCM juga menjadi salah satu pioneer atau pelopor BUMD yang berhasil mengelola usaha jasa layanan kepelabuhan sejak diberlakukannya Otonomi Daerah (Otda).
“Visi utama PCM yakni Menjadi Badan Usaha Pelabuhan Berstandar Internasional dan Ramah Lingkungan. Dan misi kami ada tiga, pertama, mewujudkan jasa pelayanan yang modern, prima, efektif, efisien dan berperan aktif dalam industri kepelabuhanan. Kedua, menciptakan iklim usaha yang bersinergi dengan industri sekitar dalam mengembangkan usaha jasa kepelabuhanan secara berkelanjutan. Dan ketiga, memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon,” ungkapnya di depan Tim Juri penilai (Dr. Alhady-Lembaga Kajian Nawa Cita/LKN, Benyamin De Haan-Senior Advisor MSI Group, dan Moh. Lutfi Handayani, MM, MBA-Pemred Majalah TopBusiness, Ceo MSI Group) yang dimoderatori Ahmad Churi (Solusi Kinerja Bisnis) pada Selasa (30/1/2024), di Jakarta.
Kegiatan TOP BUMD Awards merupakan ajang corporate rating atau penilaian untuk penghargaan bagi BUMD yang dinilai berhasil atau berprestasi, baik terkait kinerja bisnis maupun layanan bagi masyarakat atau pelanggan yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness, bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga Tim Penilai. Di antaranya Lembaga Kajian NawaCita (LKN), PPM Manajemen, PT Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta beberapa Staf Pengajar dari Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran Bandung, serta beberapa Lembaga lainnya.
Adapun Tema TOP BUMD AWARDS 2024 yakni ”Penguatan Tata Kelola dalam membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”. Artinya, selain ingin mendalami keberhasilan kinerja dan layanan yang sudah dicapai, Dewan Juri juga ingin mendalami kebijakan dan implementasi tata Kelola Perusahaan yang baik (atau GCG) dalam mendukung peningkatan kinerja dan layanan BUMD.
Dalam paparannya, Willy menjelaskan bahwa aktivitas usaha utama PCM yakni jasa pelayanan kepelabuhanan dan yang terkait dengan port activities (aktivitas layanan logistic kepelabuhanan). Berdiri sejak tahun 2002, PT PCM terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan berstandar nasional serta internasional. Apalagi potensi pasar juga terbuka, di mana terdapat lebih dari 30 pelabuhan industri yang berlokasi di Kota Cilegon yang juga menjadi potensi market untuk terus berkembang dan meningkatkan performa bisnisnya.
Beberapa aktivitas terkait usaha utama meliputi layanan jasa tunda-pandu bagi kapal yang akan keluar masuk pelabuhan. Layanan tunda dan pandu kapal merupakan bagian dari pemanduan yang meliputi kegiatan mendorong, menarik, menggandeng, mengawal (escort), dan membantu (assist) kapal yang berolah-gerak di alur-pelayaran, daerah labuh jangkar maupun kolam Pelabuhan, baik untuk bertambat ke atau untuk melepas dari dermaga, jetty, trestle, pier, pelampung, dolphin, kapal, dan fasilitas tambat lainnya dengan mempergunakan kapal tunda sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan.
Selain itu juga terdapat beberapa layanan lain, seperti pengisian BBM dan air bersih ke kapal, jasa bongkar muat barang dari kapal ke dermaga, tongkang, atau truk atau memuat barang dari dermaga, tongkang, atau truk ke dalam kapal. Jasa-jasa lain terkait, seperti Pelayanan Dermaga untuk tambat, pelayanan pergudangan, penumpukan barang dan alat bongkar muat, pusat distribusi dan konsolidasi barang, dan lainnya.
Berbagai inovasi dan terobosan usaha juga terus dilakukan, seperti penyewaan lahan untuk sewa atau pergudangan, termasuk inovasi implementasi penggunaa teknologi digital menuju digital port, green port- untuk kinerja layanan kapal dan barang yang lebih baik, sekaligus untuk daya saing sesuai tuntutan standar layanan kepelabuhanan di dunia internasional.
Di antaranya pada tahun 2023 PT.PCM mengembangkan beberapa sistem aplikasi mobile untuk mendukung pelayanan mulai dari system keuangan sampai dengan operasional permintaan jasa pandu tunda yang mempermudah Agen – Agen dalam permintaan pelayanan.
“Kami terus berbenah untuk meningkatkan bisnis dan pendapatan bagi kontribusi daerah melalui setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta inovasi di sistem manajemen dan layanan kepelabuhanan yang lebih andal dengan dukungan teknologi informasi modern. Sejak 24 November 2023 lalu, kita sudah terintegrasi dengan Inaportnet dan menjadi salah satu pelopor layanan jasa pelabuhan di Indonesia yang sudah terintegrasi dengan Inaportnet ini. Sistem informasi ini, kian memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai pelayanan kami. Termasuk jasa pemanduan dan penundaan kapal. Bahkan di internal kami juga kembangkan sistem teknologi modern. Seperti monitoring system dan memantau pergerakan kapal di pelabuhanan secara digital. Sehingga pelayanan bisa ditingkatkan, lebih cepat dan on time performingnya bisa lebih ditingkatkan kadanyua diakses melalui sistem online ini,” tutur Willy.
Berbagai terobosan ini pun juga mulai membuahkan hasil dengan kinerja yang makin solid. Sehingga PCM tetap mampu mempertahankan market share internasional sebesar 63% di TUKS Perairan Banten. Bahkan seiring dengan kondisi bisnis pandu-tunda yang sudah merambah di Banten, PCM saat ini mulai ekspansi dengan wilayah lebih luas seperti kawasan Bojanegara, sehingga mampu meningkatkan pendapatan setiap tahunnya.
“Seiring dengan terobosan dan inovasi ini, kinerja peyanan juga meningkat. Semula lalu lintas kapal pandu yang dilayani hanya berkisar 300-an per bulan, kini sudah mencapai lebih 1000, dan tentunya ini juga memberikan dampak peninghkatan pendapatan dan juga kontribusi signifikan terhadap PAD Kota Cilegon,” ujarnya.
Tercatat total revenue tahun 2021 mencapai Rp109.166.000 tahun 2022 naik menjadi Rp122.141.000, dan tahun 2023 sebesar Rp 151.349.000. Demikian juga dividen yang berhasil diberikan juga terus meningkat, di mana tahun 2021 sebesar Rp8.000.000.000, tahun 2022 sebesar Rp 10.000.000.000 dan tahun 2023 sebesar 12.000.000.000. Sedangkan tahun 2024 ini, sesuai RKA ditargetkan naik menjadi sebesar Rp 15.000.000.000.
“Setiap tahun kenaikan dividen PT. PCM kepada Pemerintah Kota Cilegon sebesar 20% dan tahun 2024 dividen yang disetor ditargetkan sebesar Rp12 miliar,” ujarnya.
Tidak sampai di situ, plan bisnis pembangunan Teminal Pelabuhan juga dilakukan untuk ekspansi bisnisnya. Termasuk kemungkinan dengan menggandeng investor lain dalam pembangunannya. Di antaranya untuk rencana pendanaan investasi Terminal Umum Warnasari melalui kemitraan strategis dengan pemimpin pasar di tingkat global, investasi atau Kerjasama Operasi untuk menambah armada kapal tunda, serta pengembangan SDM. Percepatan pengembangan teknologi informasi terpadu yang mendukung pelayanan dan operasional yang efektif dan efisien, dan pembenahan sistem menejemen menuju peningkatan efisiensi dan pengendalian biaya.
“Potensi dan pangsa pasar layanan jasa terkait kepelabuhan ini masih terbuka, termasuk di sisi darat, seperti jasa gudang penumpukan barang, dan aktivitas yang terkait lainnya. Karena itu, kami akan terus lakukan market penetration dan terobosan baru, tentu dengan tetap berkoordinasi dengan pemegang saham, termasuk melibatkan mitra investor untuk bersama mengarap peluang ini,” ujarnya.
Editor: Busthomi
