Jakarta, TopBusiness—Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi untuk tahun 2023 mencatatkan laba bersih non-audit di Rp21,7 miliar. Angka tersebut lebih tinggi ketimbang di tahun 2022 yang Rp4,24 miliar. Adapun di tahun 2021, laba tersebut di Rp4,10 miliar.
“Sementara, di tahun 2020, kami masih mencatatkan rugi Rp21 miliar. Jadi, dalam beberapa tahun terakhir, kami mampu membalikkan situasi,” kata Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike Riantara, hari ini, dalam paparannya untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2024, yang berlangsung melalui jaringan internet, yang digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga.
Dwike menjelaskan penyebab kenaikan signifikan laba di tahun 2023 berbanding dengan tahun 2022 tersebut. Satu di antara itu adalah adanya langkah efisiensi biaya kelistrikan. “Dari situ saja, kami bisa efisien miliaran Rupiah,” kata dia.
Adapun pendapatan BUMD (badan usaha milik daerah) milik Pemerintah Kota Jambi tersebut di tahun 2023, mencapai Rp159,45 miliar.
Pada saat ini, BUMD tersebut punya pelanggan sebanyak 101.055 SR. Cakupan area layanan, saat ini sebesar 79%. “Dari 622.000 jiwa penduduk Kota Jambi, yang kami layani sudah sebanyak 500.000-an.”
Jam layanan mencapai 23,50 jam dalam sehari secara rata-rata. Angka ini direncanakan naik ke 24 jam dalam sehari.
Bagaimana dengan nilai kinerjanya? Dwike menjelaskan bahwa, pada tahun 2022, BPKP Provinsi Jambi memberikan nilai kinerja 3,15 atau berarti ‘sehat’. “Dalam tiga tahun terakhir, kami selalu mendapatkan nilai di atas 3. Sebelumnya, nilai tersebut di bawah 3.”
Tata Kelola
Dalam paparannya tersebut, Dwike Riantara juga menjelaskan implementasi tata kelola perusahaan yang sudah dijalankan. Dalam hal tersebut, Perumda Air Minum Tirta Mayang sudah memiliki pedoman GCG (good corporate governance).
Manajemen risiko pun sudah diterapkan di BUMD tersebut. Pedoman-pedoman penerapan manajemen risiko sudah dipunyai. “Ada implementasi manajemen risiko dalam pengambilan keputusan atau pun perencanaan perusahaan,” Dwike menjelaskan lagi.
Kemudian, ia mengatakan bahwa, dari Ombudsman, Perumda Air Minum Tirta Mayang mendapatkan predikat ‘sangat memuaskan’ untuk GCG.
