TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Terapkan Tata Kelola, Kinerja BPR Bangli Tetap Positif

Busthomi
15 March 2024 | 23:16
rubrik: BUMD, Event
Terapkan Tata Kelola, Kinerja BPR Bangli Tetap Positif

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda) merupakan bank BPR milik Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali. Kali ini kembali menjadi nominasi pemenang penghargaan TOP BUMD Awards 2024. Sederet pencapaian kinerja BPR Bangli selama setahun ini menjadi poin positif dari BPR tersebut.

Dalam proses penjurian TOP BUMD Awards 2024 yang diikuti BPR Bangli itu, terungkap keberhasilan yang dicapai Perusahaan. Dan diakui jajaran menejemen BPR Bangli, beberapa kinerja positif itu bisa dicapai berkat penerapan tata Kelola yang sudah dilakukan selama ini. Baik dalam hal implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) atau pun dalan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) maupun human capital.

“Untuk GCG ini, kami berada di peringkat komposit 1,40 atau dalam kategori Sangat Sehat. Yaitu dari penilaian Profil Risiko di peringkat 2, tata kelola di level 1, rentabilitas di poin 2, dan permodalan di peringfkat 1, sehingga total nilai komposit di 1,40 atau sangat sehat,” tutur Direktur Utama BPR Bangli, Ir. I Made Astawa, dalam paparannya saat penjurian TOP BUMD Awards 2024, Kamis (7/3/2024) lalu secara virtual.

Hadir dalam penjurian kali ini mendampingi Pak Dirut, ada Direktur Bisnis, I Wayan Kardi, S.E, Satuan Pengawas Intern, Made Ayu Adhi Lestari, S.E., AK., M.M, Kabag Umum & SDM, I Komang Sedana Artha, S.Kom, Kabag Operasional, Ni Kadek Suandewi, dan Kabag Kredit, I Made Juliana.

Kata Made Astawa, dasar hukum kebijakan implementasi tata kelola itu adalah POJK Nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Surat Keputusan Direksi Nomor 31 Tahun 2022 tentang Penerapan Tata Kelola pada PT. BPR Bank Daerah Bangli.

BACA JUGA:   Sarat Inovasi, Kinerja PAU Pedaringan Surakarta Konsisten Bukukan Laba

Dan beberapa yang sudah dilakukan dalam manajemen tata kelola ini adalah untuk SMKI sudah ada penerapan lelang jabatan dan rekturmen berdasarkan prinsip TARIF. Untuk penerapan KPI adanya penilaian berbasis kinerja dan transparansi proses penilaian. Adapun untuk proses reward ini menghasilan capaian kinerja Perusahaan yang meningkat serta adanya penghargaan untuk pegawai berprestasi.

Hal ini terbukti membuat kinerja keuangan BPR Bangli masih di garis positif. Seperti untuk rasio keuangan di pos KAP sebesar 2,90%, untuk rasio permodalan KPMM sebesar 22.87 %, laju kredit bermasalah atau NPL relative terkendali di di 4,94 %, untuk PPAP 100%, posisi ROA juga masih bagus sebesar 1,97%, laju BOPO masih terkendali di 79,97%, Cash Ratio positif di 17,52%, cuma LDR yang masih rendah di angka 52,69%.

“Memang kami masih mengalami penurunan sedikit dibanding tahun 2022 lalu dari rasio keuangan tadi, namun untuk beberapa target sudah tercapai. Bahkan untuk laju himpunan asset, pengucuran kredit, dan pengkolekan dana pihak ketiga juga bertumbuh positif,” dia menjelaskan.

Untuk target pengucuran Kredit Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebanyak 20 orang sudah tercapai. Untuk kredit Simpanan Pelajar dari target 1.500 pelajar tercapai 1.754 orang, dan untuk target setoran dividen berupa pendapatan asli daerah (PAD) dari target Rp2.600.764.186 tercapai sebanyakRp2.687.181.031 untuk realisasi setoran PAD-nya.

Adapun untuk aset, total aset BPR Bangli sepanjang 2023 mengalami pertumbuhan 18,40% atau meningkat setara Rp49.994.402.465. Dari Rp271.666.567.416 di tahun 2022 menjadi Rp321.660.969.881 di tahun lalu.

Untuk laju Kredit Yang Diberikan (KYD) tahun 2023 juga mengalami peningkatan, meski tipis sebesar 1,98% sebesar Rp2.871.632.180 dari tahun 2022 sebesar Rp144.932.561.078 menjadi Rp147.804.193.258 di tahun 2023.

BACA JUGA:   FOTO - Cukai Rokok akan Naik 12,5%

Lalu untuk penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkatnya lebih dahsyat lagi. Untuk tabungan meroket 22,85% atau sebesar Rp 31.006.902.176 dan deposito melonjak 18.70% atau setara Rp 18.678.369.000. Di tahun 2022, produk tabungan tercapai Rp135.696.964.403 menjadi Rp166.703.866.579 di Tahun 2023. Dan deposito menjadi Rp118.584.474.000 di tahun 2023 dari sebelumnya sebesar Rp99.906.105.000.

“Seiring dengan upaya-upaya yang telah dilakukan itu serta adanya peningkatan kinerja di sebagian besar aspek keuangan, maka berpengaruh juga terhadap perolehan laba bersih untuk tahun 2023. Untuk laba bersih di tahun 2023 itu mengalami peningkatan sebesar Rp157.121.536 atau 3,32% yaitu dari tahun 2022 sebesar Rp4.728.662.156 menjadi sebesar Rp4.885.783.692 di 2023 lalu,” katanya.

Inovasi IT dan Kontribusi

Keberhasilan kinerja BPR Bangli itu juga tak lepas dari adanya transformasi digital yang sudah dilakukan manajemen. Beberapa produk IT yang sudah dikembangkan seperti CBS (Core Banking System), SiMurat (Sistem Manajemen Pengelolaan Surat), SmartWork, (Sistem Manajemen SDM dan Absensi), SinBDB, (Sistem Inventori Bank Daerah Bangli), juga VA H2H (Virtual Account Host to Host) dan Layanan Branchless atau pelayanan tanpa kantor.

Untuk pemanfaatan VA H2H (Virtual Account Host to Host) disebut sudah menguntungkan pihak BPR Bangli sendiri. Karena untuk transaksi perbankan sendiri sudah dapat dilakukan secara real time, sudah dapat menghubungkan Bisnis to Bisnis, dan adanya pemantauan secara online.

Adapun untuk layanan Branchless ini berupa setoran diterima masuk ke rekening secara langsung, adanya laporan dan monitoring perkembangan produksi, dapat meningkatkan kepercayaan nasabah, karena sudah beralihnya proses transaksi dari manual ke digitalisasi.

Lebih lanjut Made Astawa menegaskan, dengan kinerja yang positif itu telah berdampak langsung terhadap kontribusi BPR Bangli seperti sebagai penyumbang Pendapatan Asil Daerah (PAD), meningkatkan Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah melalui pemberian kredit modal kerja, juga memberikan edukasi tentang perbankan kepada masyarakat.

BACA JUGA:   Makin Melejit, BPR Bank Bulungan Catatkan Kinerja Positif

“Kontribusi lainnya, dengan kinerja BPR Bangli tersebut, kami telah memberikan fasilitas kredit Pekerja Migran Indonesia (PMI), sehingga meningkatkan devisa di Kabupaten Bangli. Dan tentu saja memberikan lapangan kerja kepada beberapa masyarakat Bangli pada PT. BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda),” pungkas dia.

Tags: BPR BangliTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Kementerian BUMN Umumkan Pergantian Nomenklatur Jabatan Direktur Hutama Karya

Next Post

Kementerian PUPR Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan di Medan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR