Jakarta, TopBusiness – Kinerja bisnis PT BADAK NGL sudah tidak diragukan lagi dengan standar reputasi bisnis di pentas Internasional dan juga sudah menjadi acuan bagi pasar dunia untuk menyuplai Liquified Petroleum Gas (LPG) serta Liquified Natural Gas (LNG). Selain, pandai ver-CSR.
Ditegaskan Specialist CSR, Community & Development Ilham Ayung TS, program unggulan yang serius kami garap saat ini yaitu Kawasan Menara Marina, dan di sini pula akan hadir Kampung Terapung Tihi-Tihi. “Ini akan menjadi kawasan wisata yang unggul, ramah lingkungan. Program ini pun akan kami sasar menjadi destinasi unggulan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dan tentunya akan menjadi pusat bisnis wisata dan kuliner berbasiskan kepada masyarakat local. Dan tentu akan menjadi kebanggaan Kota Bontang”, tegas Ilham, kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2024 melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Senin (29/4/2024).
Selain, Ilham turut mendampingi Restra Sewa Katama sebagai Commdev Facilitator, Nadia Ayu S, (Comdev Spesialist), dan Dwitia Putri (Comdev Analist).
Perusahaan processing plan telah beroperasi semenjak tahun 1977, keberadaan anak perusahaan Pertamina (Persero) tersebut telah memberikan kontribusi besar kepada negara dalam bentuk setoran APBN.
Tata kelola perusahaan BUMN ini sudah tidak diragukan lagi. Good corporate governance (GCG) telah berjalan dengan apik, bahkan tak sedikit berbagai perusahaan sejenis atau kilang LNG dan LPG di luar negeri banyak yang melakukan studi ke Badak NGL. Itu dilakukan sebagai peningkatan kualitas dalam mengelola kilang yang efektif, efisien serta unggul dalam bidang human capital (HC) di seluruh opersional kilang LPG dan LNG ini.
Menurut Ilham, tidak sedikit lembaga asing yang mengakui keunggulan operasional BADAK NGL. Oleh sebab itu di manajemen BADAK NGL memiliki divisi lembaga pendidikan seperti, LNG Academy, Sertifikasi welder & scaffolder, Anpernik atau pahlawan perbaikan elektonik, dan beberapa kelas unggulan yang dibangun bagi industri lainnya agar dapat berhasil dalam membangun pembardayaan masyarakat atau CSR perusahaan bisa berhasil mengangkat masyarakat agar tidak ketergantungan terus menerus kepada perusahaan tersebut, bahkan konsep pemberdayaan sudah lebih matang dengan mengusung environment, social and governance (ESG) dan SDGs.
Menurut Ilham, kinerja BADAK NGL untuk tahun 2023 menorehkan kinerja dengan beberapa capaian sebagai berikut. Pertama, kinerja bisnisnya sangat kinclong dengan total pengapalan LNG 89,26 atau naik 4% dari tahun sebelumnya dengan standard cargoes dan juga pengapalan LNG 101.003 metric tons juga meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Dan pencapaian produksi sebesar 99,44%, production availability.
“Prestasi atas kinerja perusahaan mendapatkan penghargaan dalam kurun waktu 2023 sebanyak 68 penghargaan regional, nasional dan internasional. Dan secara berturut-turut dapat mempertahankan PROPER HIJAU selama 13 kali semenjak tahun 2011. Telah berhasil mewujudkan lebih dari 125 juta jam kerja aman, dan selama 17 tahun sukses dan berhasil mewujudkan tanpa lost time injury,” papar dia.
BADAK NGL telah banyak melakukan program pengembangan masyarakat yang terkait dengan CSR, TJSL dan rintisan pengembangan masyarakat yang dibangun perusahaan BUMN. Selain, banyak keberhasilan bagi mitra binaan untuk bisa berkembang dan mandiri menjadi wujud pelaku ekonomi di daerah yang kuat, serta menjadi pionir di kelompok. “Sukses menciptakan super hero ini bukanlah sebuah kinerja perusahaan yang sungguh-sungguh serta dilakukan dengan mapping yang konfrehensif, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan program yang akan dilakukan tentunya memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat lokal setempat,” ujar Ilham.
Perusahaan memiliki program unggulan untuk tahun 2023-2027 yang disebut dengan “Menara Marina”. Program ini menitik beratkan untuk meningkatkan keberhasilan masyarakat di seputaran lingkar satu operasional BADAK NGL. Kawasan pantai ini akan menjadi titik explore dari manajemen agar masayarakat di Kawasan pantai ini akan menjadi masyarakat yang berpenghasilan cukup baik dan juga tetap menjaga kawasan lingkungan yang terjaga dengan baik.
Kawasan Menara Marina ini akan dilakukan pembinaan :
- Nelayan rumput laut menuju ramah lingkungan mandiri dan sejahtera
- Pembinaan produksi pelampung rumput laut yang ramah lingkungan
- Pembudidayaan bibit unggul rumput laut
- Memproduksi bibit unggul dengan tingat produksi tinggi
- Mengelolah hasil produksi standar industri
- Mencarikan pasar ke industry agar harga terbaik yang diterima petani
Dikatakan Ilham, setelah dilakukan pembinaan bagi petani rumput laut, hasil produksi meningkat 2 kali lipat di kisaran 20 ton per panen dengan kualitas rumput laut semakin baik, bisa masuk pasar rumput laut skala industri.
“Dan program jangka panjangnya akan dibangun Koperasi Rumput laut dan Handling Produk Rumput laut berbasiskan kepada masyarakat nelayan, agar efek bergandanya akan besar dinikmati oleh masayarakat nelayan langsung,” kata Ilham.
Menurut Ilham, dengan membangun kemitraan bagi masyarakat nelayan, maka para nelayan diperkenlkan untuk memproduksi limbah plastik non B3, limbah polyurethane foam menjadi usaha pembuatan perahu nelayan dengan unit usaha Tanjung Mamat Fiberglass. “Saat ini telah banyak nelayan sekitaran Bontang ini menggunakan perahu fiber glass dan usaha mesyarakat telah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ditambahkan Ilham, masyarakat juga dilakukan pembinaan daur ulang Aluminium Foil menjadi produksi Propeler atau baling-baling untuk digunakan langsung oleh kapal-kapal nelayan, pengecoran aluminium telah berkembnag menjadi unit usaha.
Serta program eFaad (Electronic Fish Aggregating Device) melalui penciptaan alat yang digunakan untuk menarik kerumunan ikan. Penciptaaan alat ini atas kolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor.
Dijelaskan Ilham, untuk tahun 2024 pembangunan keramba dan resto apung dari limbah FRP, pengembangan sarana wisata pantai, pengembangan Bank Sampah dan gerakan untuk konservasi di wilayah perairan, Desa energi berdikari dan desa wisata.
“Tahun 2025 perluasan jaringan pemasaran keluar daerah dan pemutusan rantai tengkulak, perluasan kemitraan dan kerjasama dengan instusi, pengembangan manajemen kelompok,” ujar dia.
Dikatakan Ilham, tahun 2026 menjadikan pusat teknlogi budidaya rumput laut dan ikan, menuju Destinasi Unggulan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Dan 2027 pelepasan masyarakat binaan agar bisa mandiri dan sudah tercipta Super Hero Menara Marina dan masyarakat sudah siap untuk mandiri dan dilepas tanpa pembinaan dan diharapkan masayarakat sudah bisa menularkan kebaikan ke wilayah lainnya.
“Dan di kawasan Menara Marina ini nantinya akan adankawasan wisata dan kuliner yang langsung dikelolah oleh masyarakat lokal binaan langsung dari BADAK NGL, Kampung Terapung Tihi-Tihi akan menjadi destinasi wisata unggulan di kawasan Bontang, Kalimantan Timur,” pungkas Ilham.
