TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inisiatif CSR PT MHU Sukses Dukung Strategi Bisnis Berkelanjutan

Nurdian Akhmad
2 May 2024 | 11:17
rubrik: CSR, Event
Inisiatif CSR PT MHU Sukses Dukung Strategi Bisnis Berkelanjutan

Jakarta, TopBusiness – PT Multi Harapan Utama (MHU) merupakan perusahaan tambang batubara yang memiliki wilayah operasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Tidak hanya melakukan kegiatan pertambangan, PT MHU secara aktif terlibat dalam masyarakat sebagai warga korporat yang baik(good corporate citizen) seperti tercantum dalam salah satu misi perusahaan.

“Misi ini diterjemahkan dalam program-program CSR PT MHU yang mendukung SDG’s (Sustainable Development Goals),” ujar General Manager Sustainability PT MHU Wijayono Sarosa dalam penjurian TOP CSR Awards 2024 yang dilakukan secara daring, Kamis (25/4/2024).

Maksud dari good corporate citizenship adalah menjalin kerja sama dan hubungan yang harmonis dengan stakeholders dan adanya saling mendukung dalam keberlangsungan bisnis maupun kehidupan wilayah setempat yang berkelanjutan.

Ada banyak inisiatif atau program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dari PT MHU yang mendukung strategi bisnis berkelanjutan.

Salah satu program CSR unggulannya adalah Pembangunan Sarana Air Bersih (Water Treatment Plant) berbasis Green Energy. Pembangunan sarana air bersih ini memanfaatkan kolam-kolam bekas tambang (void) PT MHU.

“Di sini kita tidak menggunakan listrik sama sekali. Padahal ini sumber airnya dari kolam pascatambang yang hampir semua orang tidak memahami atau berpandangan negatif terhadap air dari kolam pascatambang. Tapi di sini, air dari kolam pascatambang memiliki kualitas yang jauh lebih baik dari air PDAM,” kata

Untuk mengalirkan air dari kolam bekas tambang ini, PT MHU menggunakan teknologi pompa hidram ramah lingkungan yang mampu mengubah beda ketinggian/head minimal 3 meter antara sumber air dan pompa. Tanpa listrik dan tanpa bahan bakar, alat tersebut dapat memompa air sejauh 4 Kilometer (Km) dengan 2 unit booster (hidropur) hingga ke bak penampung dengan beda ketinggian 30 meter. “Ini sudah banyak dilihat oleh perusahaan lain untuk diterapkan,” ucapnya.

PT MHU juga sudah melakukan pipanisasi dan distribusi dengan meteran air (SR) ke rumah-rumah warga di tiga dusun dengan total konsumen sebanyak 582 kepala keluarga (KK). Dana CSR yang digelontorkan MHU untuk program CSR ini sebesar Rp 2,8 miliar.

“Dan yang paling penting ini bukan menara gading dari MHU, tapi ini kemitraan yang melibatkan Pemerintah Desa Sungai Payang, UMKM Berkah Sarana Alam (kontraktor hidram) yang melakukan transfer keahlian, pembangunan dan pemeliharaan ke BUMDesa Payang Sejahtera (lokal). Sarana Water Treatment Plant ini diresmikan Bupati Kutai Kartanegara pada 29 Juli 2023.

Tak hanya di Desa Sungai Payang, PT MHU sebelumnya juga sudah mengembangkan Water Treatment Plant dari kolam bekas tambang di desa-desa lainnya di Kabupaten Kutai Kertanegara. Salah satunya ada di Desa Margahayu yang sukses mendatangkan omset yang cukup besar bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) setempat. 

Setiap bulan, BUMDesa Desa Margahayu meraih omset Rp 50 juta hingga 70 juta dari pengelolaan air bersih yang memanfaatkan Void 27A dan Void 27B. Bahkan, BUMDesa ini mendapat penghargaan kategori inovasi pengelolaan air bersih desa tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021.

Pembangunan Water Treatment Plant  ini terus belanjut dan yang saat ini dalam tahap pengembangan adalah untuk Void 20 di Desa Janggon Jaya yang bisa memenuhi kebutuhan air bersih untuk  1.000 KK.

BACA JUGA:   JGC Indonesia Wujudkan Bisnis Berkelanjutan Lewat CSR Bidang Lingkungan dan Pendidikan

Selain memanfaatkan void, penyediaan air bersih untuk masyarakat juga dilakukan dengan pembuatan sumur bor. Tahun 2023 tercatat ada dua sumbur bor yang dibuat PT MHU yakni di Dusun Kuntap dan Dusun Beroak, Desa Sungai Payang.

Hilirisasi Kakao

Program CSR unggulan lain dari PT MHU adalah Program Pengembangan Cokelat Lung Anai sebagai Wujud Pemberdayaan Masyarakat Dayak Kenyah di Area Penyangga IKN. Selama ini, banyak masyarakat dayak yang menanam kakao. Tapi sayangnya mereka hanya menghasilkan biji kakao yang dijual mentah ke tengkulak, sehingga harganya sangat murah.

Budidaya kakao ini menjadi kearifan lokal yang diintervensi CSR MHU dengan hilirisasi sehingga mereka mendapatkan nilai tambah

 “Dari hasil Studi Persepsi dan SLA, kita melihat bahwa masyarakat mengeluhkan pendapatan yang kecil dan masyarakat melihat persepsi negatifke MHU.  Kami berada di komunitas yang sama sehingga perlu intervensi di sini, sehingga kami bekerja sama dengan  Yayasan PeDe Nusantara Madhani dan Dinas Perkebunan terkait teknik pemanenan buah Kakao,” tutur Wijayono.

Sedangkan untuk Pasca Panen (Fermentasi, Penjemuran Buji Kakao dan bimtek), PT MHU berkolaborasi dengan Dinas Perkebunan (Disbun) , Rumah Cokelat Mamia Palu,  dan Puslitkoka Jember.

“Kami lakukan intervensi untuk melakukan hilirisasi dari buah kakao ini, sehingga sekarang masyarakat sudah menghasilkan berbagai jenis produk olahan cokelat,” kata dia.

Menariknya lagi, yang banyak berperan dalam hilirisasi kakao ini adalah para ibu-ibu, sehingga program CSR ini mendukung kesetaraan gender.

Tak hanya itu, seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tidak jauh dari Desa Lung Anai, produk cokelat yang dihasilkan masyarakat sudah dilirik untuk digunakan dalam acara Upacara 17 Agustus 2024 di IKN serta dilibatkan dalam pameran yang diadakan oleh Otorita IKN. “Jadi ini kebanggaan masyarakat Dayak sendiri, ownershipnya ada di mereka, bukan MHU,” tutur Wijayono.

Program Pangan dan Penghijauan

Program CSR unggulan selanjutnya adalah Program Pangan untuk Penghijauan. Ini juga menjadi Program Prioritas Gubernur Kaltim melalui Pergub Kaltim Nomor 27 Tahun 2021. Tujuan program ini adalah untuk menghijaukan lahan nonproduktif, memperbaiki iklim, mengurangi emisi karbon dan menghasilnya produk buah/kayu yang memiliki nilai ekonomis secara berkesinambungan.

Total penghijauan 9,9 Ha dengan rincian di Bukit Rahmat Dusun Putak seluas 6,3 Ha, RSUD AM Parikesit 1,6 Ha, dan Desa Sungai Payang seluas 2 Ha.  Jenis pohon yang ditanam antara lain Petai, Kelapa Genjah, Durian Musangking, Durian Bawor, Rambutan Binjai, Rambutan Rapeah dan tanaman endemik Kaltim (Lai Mahakam, Lai Kayan, Wanyi, Ihau, Keledang). Program ini juga mendapat penghargaan dari Gubernur Kaltim.

Beasiswa Sarjana dan Pendidikan Paket

Tak hanya di bidang lingkungan, PT MHU juga memiliki program CSR bidang pendidikan yaitu Beasiswa S-1 bagi Warga Kurang Mampu di Lingkar Tambang. Ini merupakan program kemitraan antara PT MHU dengan Universitas Kutai Kartanegara dan Pemerintah Desa di 7 Desa Ring 1 sekitar tambang.

Penerima manfaatnya ada 20 mahasiswa baru yang kurang mampu dari Desa Lung Anai, Sungai Payang, Jembayan, Jembayan Tengah, Jembayan Dalam, Loh Sumber dan Loa Kulu Kota. Dibiayai selama empat tahun, mereka mendapatkan biaya kuliah, buku, makan, asrama, fasilitas computer, pengawasan/bimbingan intensif, bintalsik, character building, kursus dan praktik Bahasa Inggris.

BACA JUGA:   Layanan Meningkat, PT Air Minum Berkah Banua Masuk Nominasi TOP BUMD Awards 2025

Para penerima beasiswa ini juga diikutsertakan dalam project Kerja sama MHU-Unikarta dalam membangun area pascatambang (Jayatama).  “ Lulusannya diharapkan menjadi penggerak pembangunan desa di masa depan,” tuturnya.

Masih di bidang pendidikan, PT MHU memiliki Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B & C. Program ini dilakukan karena banyaknya warga desa sekitar tambang yang putus sekolah karena faktor kemiskinan dan akses sekolah yang jauh atau rusak. Hal ini membuat mereka tidak bisa berkompetisi untuk bekerja di sektor pertambangan yang mewajibkan tingkat Pendidikan SLTA atau sederajat. Kondisi ini memicu kecemburuan sosial dan konflik sosial warga sekitar dengan perusahaan.

Dukungan  yang diberikan MU berupa biaya pendidikan (berkolaborasi dengan Pemkab Kukar), Renovasi Gedung PKBM Putri Karang Melenu, pengadaan unit-unit komputer untuk UNBK, dukungan operasional tahunan, dan lainnya.  Total lulusan sejak program ini digulirkan tahun 2020 hingga 2023 sebanyak 736 orang (Paket A, B & C).

“ Khusus lulusan program Paket C (setara SMA) sebanyak 480 orang, sudah terserap sebanyak 181 orang di berbagai kontraktor/sub kontraktor dan dua  orang melanjutkan ke perguruan tinggi,” kata Wijayono.

Menurut dia, Program Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B & C ini dikukuhkan Bupati Kukar sebagai role model program pendidikan yang sangat berperan besar dalam pengentasan kemiskinan.

Kemandirian Ekonomi BUMDesa

Program CSR unggulan lainnya dari PT MHU adalah Kemandirian Ekonomi BUMDesa Payang Sejahtera Desa Sungai Payang Menuju Sustainable Development Goals. Ini merupakan program kemitraan PT MHU dan Kontraktor MHU.

Dari program ini, omset BUMDesa  tahun 2023 mencapai Rp 23 miliar yang diperoleh dari berbagai unit usaha antara lain catering, foodcourt, housekeeping & laundry, angkutan karyawan, supply air minum, pabrik kompos, konstruksi, dan lainnya.

BUMDesa juga mengurangi angka pengangguran dengan merekrut 164 warga desa yang kurang mampu dan  berpendidikan rendah yang tidak terakomodir di PT MHU maupun kontraktor MHU. Khusus tahun 2023, BUMDesa menyumbang pendapatan asli desa (PAD) sebesar Rp 389.376.684 dan Dana Sosial (CSR) sebesar Rp 129.792.228 yang sudah disumbangkan seluruhnya ke masyarakat dalam bentuk bantuan sembako bagi warga miskin/jompo, bantuan hewan qurban dan lainnya.

Berkat program ini, BUMDesa Payang Sejahtera mendapat penghargaan dari Gubernur Kaltim sebagai BUMDesa Terbaik II Kategori Pengelolaan Keuangan & Aset, Penghargaan dari Menteri PANRB sebagai Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2022 mendapat hadiah Rp 500 juta yang dibangunkan Peternakan Ayam Petelur. Selain itu mendapat kunjungan Menteri Desa PDTT sebanyak dua kali dan menjadi tempat studi tiru Pemdes/BUMDesa dari Kaltim maupun luar Kaltim.

Berdasarkan pengukuran SROI (social return on investment), nilai program CSR ini sebesar 4,27.

Program CSR unggulan lainnya dari PT MHU adalah Pemberdayaan BUMDesa Sumber Purnama Desa Loh Sumber. BUMDesa ini sukses berswadaya dan mengkolaborasikan para pihak untuk mensukseskan unit usaha Pabrik Beras skala menengah yang menjadi unggulannya.

Secara swadaya, BUMDesa ini membeli Rice Miling Unit (RMU) senilai Rp 1,2 miliar. BUMDesa ini juga memiliki Rice Drying Machine (RDM) senilai Rp 1,8 miliar yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI.  Dengan RDM ini, gabah bisa langsung dijual ke BUMDesa tanpa perlu dijemur oleh petani.

BACA JUGA:   Panin Asset Management Finalis TOP CSR Awards 2025, Bawakan Program CSR Panin AM Berbagi

Peresmian Pabrik Beras ini dilakukan oleh Bupati Kutai Kartanegara yang mengukuhkan Program Pabrik Beras BUMDesa ini sebagai Role Model yang patut dicontoh bagi perusahaan-perusahan di Kukar.

“Produksi beras BUMDesa Sumber Purnama sementara saat ini baru mencapai 15-20 ton per bulan dengan penerima manfaat program mencapai 125 KK petani,” tuturnya.

BUMDesa ini meraih penghargaan sebagai BUMDesa Terbaik II Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2023 serta Juara II Tingkat Provinsi di Ajang Expo BUMDesa yang dilaksanakan di Big Mall Samarinda Tahun 2023.

Pengembangan Industri Pertukangan

Selanjutnya ada Program Pengembangan Industri Pertukangan Berbahan Kayu Lokal . Awalnya kelompok warga yang terlibat dalam program ini merupakan pihak yang berkonflik dengan MHU terkait complain bising dan debu. Tetapi sekarang, kelompok yang dinamakan Pertukangan Koetai Harapan Utama ini menjadi pendukung utama MHU.

Bahkan, kelompok pertukangan  ini menjadi role model usaha kemitraan bidang pertukangan yang acap dikunjungi tamu dari Kementerian ESDM, Dinas Lingkungan Hidup dan bahkan kunjungan tamu dari Jepang (Kyoto University, MIE University & Hayashida Junpei Shoten, Co.Ltd) yang didampingi Fakultas Kehutanan Unmul.

Program CSR ini merupakan hasil kerja sama PT MHU dengan Idea Borneo, Komunitas Pecinta Kutai, Disperindag, Dinsos yang didukung Bupati serta Ketua DPRD Kabupaten Kutai.  Hasil produk pertukangan ini sepenuhnya dibeli oleh Idea Borneo sebagai mitra pendamping yang setiap tahun mendapatkan kontrak pengadaan meja dan kursi perabot sekolah dari Dinas Pendidikan Kaltim.

Tahun 2023, MHU bersama Idea Borneo dan kelompok binaan membangun Rumah Kayu Ramah Lingkungan di Unmul . Rumah Kayu Ramah Lingkungan ini juga menginspirasi Otorita IKN sehingga melalui Idea Borneo dan kelompok binaan MHU dibangunlah 2 unit Rumah dengan tipe berbeda di area IKN (samping area Glamping Presiden Jokowi). Berdasarkan pengukuran SROI, nilai program CSR ini sebesar 4,27.

Program CSR unggulan lainny dari PT MHU adalah Program Penanganan Stunting yang juga merupakan program prioritas dari pemerintah. PT  MHU turut serta mendukung GO-BAAS (Gerakan Olah Bebaya Anak Asuh Stunting) dengan menjadi bapak asuh untuk 100 anak stunting yang berada di Area Ring 1 Tambang Desa Jembayan, Loa Kulu Kota, Loh Sumber dan Jembayan Tengah.

“MHU mendapatkan penghargaan atau apresiasi dari gubernur Kaltim dan bupati Kukar terkait penanganan stunting di Kukar,” kata Wijayono.

Pelestarian Mandau Raksasa

Di bidang kebudayaan, PT MHU memiliki Program CSR berupa Pelestarian Mandau Raksasa Warisan Budaya Dayak.  Perusahaan menjalin kerja sama dengan Komunitas 1001 Mandau yang khusus melestarikan Mandau sebagai senjata khas Kalimantan (Dayak, Banjar, Kutai, Melayu).

Mereka juga membangun Rumah Adat  (Lamin) sederhana yang dijadikan semacam museum untuk memajang lebih dari 1.500 senjata tradisional (Mandau, Keris, Rencong, Badik, Tombak, Samurai, Golok dan lainnya).  

“Mereka berhasil menorehkan rekor MURI 2021 dengan membuat Mandau Raksasa sepanjang 6,35 meter dan sudah selesai membuat Mandau Raksasa sepanjang 9 meter untuk memecahkan Rekor Muri sebelumnya,” kata dia.

Lamin 1001 Mandau acap dikunjungi pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim maupun dari luar Kaltim termasuk Petinggi TNI/Polri. “Awal 2024 kami membawa tamu dari Jepang (perwakilan dari tiga  universitas di Jepang) untuk berkunjung ke Lamin 1001 Mandau,” ujar Wijayono. 

Tags: PT Multi Harapan UtamaTOP CSR Awards 2024
Previous Post

Perkenalkan Mekarsari, Program CSR Unggulan dari PLN IP UBP Grati

Next Post

Presiden Jokowi Resmikan 5 Ruas Inpres Jalan Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR