
Jakarta, businessnews.id — Properti perumahan di Amerika Serikat (AS) tetap menjadi salah satu produk investasi yang menjanjikan. Peningkatan permintaan dan sedikitnya properti yang tersedia di sektor tersebut mengakibatkan pertumbuhan harga yang menguntungkan. Associate Director International Properties Colliers International Indonesia, Trent Muffett, mengatakan hal itu di Jakarta hari ini.
Muffett mengatakan, pemulihan kondisi perekonomian AS dari bencana krisis global telah melalui beberapa babak yang penting. Dan nampaknya pertumbuhan perekonomian yang kuat bukanlah hal yang sulit bagi
AS saat ini.
Nilai investasi perumahan di AS meningkat 6,4% pada penutupan tahun 2013 kemarin. “Hal yang sama pernah terjadi pada November 2004,” kata dia.
Peningkatan pada harga perumahan telah memicu kesejahteraan rumah tangga AS, dikarenakan hal ini akan membuat konsumen membelanjakan uangnya dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi secara tidak langsung.
Kota New York, lebih spesifiknya daerah Manhattan, tetap menjadi fokus bagi para investor asing sebagai daerah investasi properti utama.
“Dan juga sebagai pusat perekonomian dunia,” kata Muffett. (DHI)