Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank UOB Indonesia mengincar masuk dalam deretan 10 besar bank di Indonesia. Rencana itu akan diwujudkan dalam lima tahun mendatang.
“Kami akan tumbuh agresive dalam lima tahun kedepan untuk memastikan masuk 10 bank terbesar,” ujar Presiden Direktur UOB Indonesia, Kevin Lim di Jakarta, Rabu(19/10/2016).
Untuk diketahui, pada akhir semester I 2016 membukukan aset Rp87,29 triliun dan kewajiban Rp76,671. Total ekuitas sebesar Rp10,6 triliun . total pinjaman yang dibukukan senilai Rp60,9 triliun, laba bersih Rp282 miliar atau naik 87 persen dibanding periode yang sama tahun 2016.
Namum, Bank yang dimiliki UOB International Invesment Limited dan United Overseas Bank Ltd ini mengalami pengetatan likuiditas. Hal itu terlihat dari LDR ( loan to deposit ratio) semester I 2016 95,17 persen. Dengan rincian penyaluran kredit Rp60,005 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) Rp64,021 triliun
Sedangkan rasio kecukupan modal, CAR (Capital adequacy Ratio) 16,87 persen. Dengan rincian modal inti Rp10,613 triliun dan modal pelengkap Rp1,657 triliun. (az)