Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi kembali menguat.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (28/06/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Saham AS ditutup menguat pada Kamis (27/6). Dow +0,09%, S&P 500 0,09%, Nasdaq 0,30%. Pasar bergerak menguat, setelah para investor menilai data ekonomi yang baru menjelang data inflasi dari The Fed.
Pasar komoditas ditutup menguat. Minyak WTI +1,50% menjadi USD 81,9/bbl, batu bara 0,57% di USD 132,7/ton, nikel 0,96% menjadi USD 17.285/ton, CPO 0,46% menjadi MYR 3.895. dan emas 1,20% menjadi USD 2.337/toz.
Bursa Asia sebagian besar ditutup melemah pada Kamis (27/6). Nikkei -0,82%, Hang Seng 2,06%, dan Shanghai 0,90%.
Sementara IHSG ditutup pada level 6.967,0 (+0,90%), dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 5.370,1 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 340,4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 5.710,5 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 156.4 miliar), BMRI (Rp 98 miliar), dan AMMN (Rp 26,4 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 382,5 miliar), BBNI (Rp 73,3 miliar), dan TLKM (Rp 59,7 miliar). Top leading movers emiten BBCA, BMRI, BBRI, sementara top lagging movers emiten AMMN, AMRT, TPIA.
Nikkei (+0,72%) dan KOSPI (0,31%) dibuka menguat pagi ini. “Kami perkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring dengan sentimen dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.
