TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Delapan Emiten Tengah Dekati 30 Manajer Investasi Amerika Serikat

Nurdian Akhmad
28 October 2016 | 18:47
rubrik: Business Info

Jakarta-Thebusinessnews.  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Maybank Kim Eng menyelenggarakan roadshow Pasar Modal Indonesia ke New York dan Boston, Amerika Serikat (AS). Tujuan dari roadshow yang telah diselenggarakan pada 25 sampai dengan 27 Oktober 2016 ini adalah untuk mengenalkan delapan perusahaan tercatat di BEI kepada 30 Manajer Investasi Global di AS.

Sebanyak 130 pertemuan telah diselenggarakan untuk memfasilitasi pertemuan antara 8 Perusahaan Tercatat BEI dengan 30 Manajer Investasi Global di AS yang jika ditotal, dana kelolaannya mencapai USD 6.791 miliar. Kedelapan Perusahaan Tercatat BEI yang mengikuti pertemuan ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Negara (Persero) Tbk, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Sri Rejeki Isman Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, PT Adaro Energy Tbk, dan PT PP Properti Tbk.

Menurut Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, dengan didukung kinerja yang sangat baik, pasar yang kuat dan berkembang, salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, serta dari sisi statistik memberikan imbal hasil yang tertinggi di dunia untuk investor jangka panjang, BEI ingin dunia internasional dapat tertarik untuk berinvestasi di Pasar Modal Indonesia. Oleh karena itu, BEI bekerja sama dengan Maybank Kim Eng Securities Indonesia untuk menyelenggarakan roadshow di AS.

 

“Kami mengajak beberapa Perusahaan Tercatat yang berkinerja terbaik dan berprospek besar di masa depan dari berbagai sektor untuk menunjukkan daya tarik Pasar Modal Indonesia,” ujar Tito, Rabu dalam siaran pers BEI (27/10/2016).

 

Kedelapan emiten dengan total nilai kapitalisasi pasar USD 34 miliar tersebut menawarkan peluang investasi di sektor keuangan, properti, infrastruktur, energi, dan barang konsumsi kepada investor institusi di AS. Kedelapan emiten tersebut juga sekaligus mengenalkan tiga hal yang mendukung iklim investasi di Indonesia, yakni tingginya tingkat konsumsi masyarakat domestik, pembangunan infrastruktur yang masif, serta sektor properti yang prospektif.

BACA JUGA:   Pusat Persemaian Modern Mentawir untuk Penghijauan IKN Nusantara

 

Riset dari Maybank Kim Eng mengestimasikan belanja modal sektor infrastruktur akan mencapai USD 264 miliar dalam lima tahun ke depan yang dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi serta semakin menambah banyaknya peluang investasi prospektif di Indonesia. Dengan semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur di dalam negeri, maka akan mengefisiensikan biaya logistik perusahaan dan meningkatkan produktivitas, dan pertumbuhan daya beli masyarakat Indonesia khususnya golongan ekonomi menengah ke bawah.(az)

Previous Post

Tak Perlu Datang, Investor Dapat e-voting Dalam RUPS Tahun 2017

Next Post

Hikvision dengan 1080P hingga 4MP basis IP & analog

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR