TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dewan Pers Siapkan Kode Etik Penggunaan AI

Achmad Adhito
24 July 2024 | 08:27
rubrik: Business Info
Savira, Artificial Intelligence di Pameran Pendidikan

Ilustrasi Artificial Intelligence/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Dewan Pers akan menyiapkan kode etik penggunaan AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan) dalam jurnalistik di Indonesia.

“Kode etik tersebut kita perlukan karena AI [sering dianggap] seakan sudah punya akurasi dan digunakan sebagai sumber berita,” kata Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, di Jakarta (23/7/2024).

Memberikan sambutan dalam peringatan ulang tahun ke-36 Lembaga Pers Dr. Soetomo, Ninik mengatakan bahwa sembari menunggu lahirnya kode etik tersebut, pers di Indonesia harus cermat menggunakan AI.

Ia pun mengatakan bahwa pers Indonesia kini masih tertatih dalam merespons teknologi digital. Dengan berkembangnya internet, YouTube, Instagram, dan lain-lain, informasi yang disajikan sebagian insan pers mengikuti gaya instan. “Padahal, pers itu kan diwajibkan untuk berimbang, dan tidak sekadar aktual,” papar Ninik.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo, Kristanto Hartadi, mengatakan bahwa buku ‘Dokter Soetomo, Penggerak Kebangkitan dan Kiprahnya dalam Pers’ yang diluncurkan dalam peringatan ulang tahun lembaga tersebut, diterbitkan dengan tujuan tertentu. “Yakni, kini masih banyak masyarakat yang kurang paham tentang pers dan perannya dalam berdirinya negara ini,” kata mantan pemimpin redaksi Harian Sinar Harapan tersebut.

Walhasil, buku yang ditulis oleh wartawan senior Elik Susanto tersebut, diharapkan bisa menjadi acuan.

“Kini pun, banyak yang mendirikan media tetapi kurang memahami fungsi-peran pers dalam masyarakat,” papar Kristanto.

Dalam usia yang ke-36 saat ini pun, Lembaga Pers Dr. Soetomo terus intensif berupaya meningkatkan kompetensi pers di Indonesia. “Menjaga pers di Indonesia adalah pekerjaaan besar bersama.”

BACA JUGA:   PermataBank Resmi Jadi Bank BUKU IV
Tags: artificial intelligencedewan perskode etik aikristanto hartadilembaga pers dr soetomoninik rahayu
Previous Post

Nilai Tambah Manufaktur RI Masuk 12 Besar Dunia

Next Post

Antisipasi Koreksi Indeks, Pantau Saham Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR