Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan turun hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (9/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Turun Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (8/10). Dow +0,30%, S&P 500 +0,97%, dan Nasdaq +1,45%. Saham teknologi melonjak pada hari Selasa, mendorong pasar naik, karena peningkatan selera risiko di tengah menurunnya harga minyak dan menjelang laporan pendapatan dan inflasi.
Pasar komoditas cenderung melemah pada Selasa (8/10). Minyak WTI -4,81% ke USD 73,93/bbl, minyak Brent -4,63% ke USD 77,18/bbl, batu bara -0,47% ke USD 147,8/ton, CPO -1,70% ke MYR 4.371, dan emas -0,79% ke USD 2.623/toz.
Bursa Asia ditutup cenderung melemah pada perdagangan Selasa (8/10). Kospi -0,88%, Hang Seng -9,41%, Nikkei -1,00%.
IHSG ditutup di level 7.557,1 (+0,1%), dengan net sell asing sebesar Rp 165,6 miliar; net sell Rp 39,7 miliar di pasar reguler, dan Rp 125,9 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 171 miliar), disusul ADRO (Rp 66,1 miliar), dan BRIS (Rp 60,8 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (Rp 76,4 miliar), disusul ASII (Rp 55,5 miliar), dan ANTM (Rp 54,0 miliar). Top leading movers adalah BBRI, BMRI, TLKM, sedangkan top lagging movers adalah MDKA, ADRO, dan UNTR.
Nikkei (+1,31%) dibuka menguat pagi ini, dan KOSPI tutup. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, mengingat adanya sentimen negatif dari pasar komoditas,” demikian isi laporan riset.
