Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (14/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (11/10). Dow +0,97%, S&P 500 0,61%, dan Nasdaq 0,33%. Pasar AS ditutup menguat di tengah Nasdaq dan S&P mencatatkan rekor baru akibat kinerja 3Q24 yang lebih baik dari perkiraan.
Pasar komoditas bergerak beragam Jumat kemarin (11/10). Harga minyak WTI -0,05% ke level USD 75,56/bbl, harga minyak Brent -0,45% ke level USD 79,04/bbl, harga batubara -0,57% di level USD 149,4/ton, dan CPO +2,72% ke level MYR 4.350. Harga emas terpantau menguat 0,84% ke level USD 2.651/toz.
Bursa Asia ditutup mayoritas melemah Jumat kemarin (11/10). Kospi -0,09%, Hang Seng +0,00% (tutup), Nikkei 0,57% dan Shanghai -2,55%.
IHSG ditutup menguat 0,54% ke level 7.520,6. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 88,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 112,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 23,2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 108,8 miliar), ASII (Rp 106 miliar), dan BMRI (Rp 95,6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh SMGR (Rp 89 miliar), TINS (Rp 55,8 miliar), dan ANTM (Rp 32,9 miliar). Top leading movers emiten AMMN, BBRI, PANI, sementara top lagging movers emiten BBCA, ASII, DCII.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,22%, sementara Nikkei tidak diperdagangkan hari ini. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen menguatnya pasar AS dan regional,” demikian isi laporan riset.
