TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Agen Perubahan di RSUD Kabupaten Jombang

Agus Haryanto
15 October 2024 | 20:08
rubrik: Event
Ada Agen Perubahan di RSUD Kabupaten Jombang

Jakarta, TopBusiness – RSUD Kabupaten Jombang melakukan transformasi layanan dan operasional dengan mengandalkan sumber daya manusia atau human capital. Untuk itu, manajemen rumah sakit membentuk satu bagian struktur organisasi bernama agen perubahan yang langsung di bawah posisi direktur.

Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes, saat memberikan jawaban di sesi pendalaman atau tanya-jawab materi presentasi bertema TRANSFORMASI PELAYANAN MELESAT MENUJU RS PILIHAN UTAMA MASYARAKAT, menilai bahwa peran human capital dalam sebuah entitas semisal rumah sakit adalah faktor penting.

“Bahwa human capital, itu seharusnya merupakan faktor yang penting. Justru, human capital itu yang menentukan besar tidaknya, berprestasi tidaknya performa rumah sakit, itu seperti apa?,” kata dr. Ma’murotus di hadapan Dewan Juri TOP Human Capital Awards 2024, di Jakarta melalui aplikasi rapat zoom, Selasa (15/10/2024).

Dalam konteks membangun insan-insan rumah sakit yang berkompetensi, maka institusi di jasa kesehatan ini mendorong terbentuknya satu bagian struktur organisasi yang bernama agen perubahan.

“Karena kami di rumah sakit ini secara hirarki ada namanya bagian umum dan kepegawaian, tetapi ini secara normatif. Kami memiliki satu unsur yang dinamakan satu bagian struktur organisasi. Ini baru, tetapi ini betul-betul kami endors. Kami berikan motivasi penuh. Ini berada di bawah direktur langsung yang dinamakan agen perubahan,” kata dr. Ma’murotus.

Dia menjelaskan secara singkat tentang agen perubahan dimaksud. “Ini agen perubahan nanti bisa bercerita pengalamannya seperti apa? Agen perubahan inilah yang memberikan perubahaan di titik-titik penting yang krusial, yang langsung mudah dieksekusi karena langsung di bawah direktur. Sehingga, perubahan performa layanan itu dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti itu,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama Kabid Penunjang Medik dan non medik Siti Munawaroh, S.Kep., Ns., MM, yang sekaligus Ketua Agen Perubahan memberikan gambaran tentang apa yang sudah dilakukan. Siti menyatakan, pihaknya bersyukur atas pembentukan organisasi yang baru terbentuk.  “Alhamdulillah diberikan amanat Ibu Direktur sebagai tim agen perubahan, yang bertugas sebagai katalisator yang memberikan keyakinan kepada seluruh pegawai di lingkungan rumah sakit untuk betapa pentingnya perubahan di unit kerja untuk mengarah ke lebih baik,” kata Siti.

BACA JUGA:   PKT Bantu Pemerintah soal Covid-19

Kemudian, lanjut Siti, agen perubahan sebagai penggerak perubahan yang bertugas mendorong dan menggerakan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah yang lebih baik pula.

Selanjutnya, sebagai pemberi solusi yang bertugas memberikan alternatif solusi kepada para pegawai atau pimpinan di unit kerja yang menghadapi kendala dalam proses adanya perubahan unit kerja menuju unit kerja yang lebih baik. Dan juga sebagai mediator yang bertugas membantu memperlancar proses perubahan, terutama menyelesaikan masalah yang muncul.

“Jadi maksudnya begini agen perubahan itu memberikan contoh, memberikan keteladanan, merubah mindset bahwa bekerja itu tidak hanya itu-itu saja. Jadi hanya sekedar menjalankan rutinitas tetapi kita dituntut untuk berubah ke arah lebih baik. Dan kami sebagai katalisator untuk menampung kemungkinan di unit-unit tersebut ada satu kendala dalam perubahan, mungkin mohon maaf bisa saja memberikan solusi memangkas pelayanan, mungkin kepanjangan dan sebagainya. Kita sebagai katalisator seperti itu,” ungkap Siti.

Lantas memberikan salah satu contoh, karena adanya masukan dan sebagainya tentang front office, pihaknya mencoba untuk mengidentifikasi dengan membuat tim untuk mencari identifikasi masalah yang ada di lapangan, kemudian mencari solusi Bersama-sama sehingga mencapai sesuatu yang Insya Allah diharapkan semua. “Front office, sekarang Alhamdulillah menjadi kebanggaan RSUD Kab. Jombang, salah satunya dibentuk Among Tamu dan lain sebagainya. Sehingga costumer masuk ke rumah sakit Jombang, begitu masuk nyaman,” jelas dia.

Previous Post

Peluang Peningkatan Adopsi Energi Surya dan Sistem Penyimpanan Energi

Next Post

PDAM Tirta Ayu Tingkatkan Kemampuan HC, Laba dan Performa Perusahaan Melambung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR