Jakarta, TopBusiness – Kebijakan dan strategi bisnis Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ayu, Kabupaten Tegal terdorong dengan pengelolaan sisi human capital. Walhasil, performa perusahaan pun melambung
Ditegaskan Direktur Utama, Brahmono Weko Pujiono, ST.M.E.ng. MH, kami sangatlah serius membangun PDAM ini menjadi perusahaan yang unggul dalam layanan. “Oleh sebab itu, polesan HC sangatlah menjadi kewajiban, karena HC merupakan komponen aset perusahaan yang sangat menentukan keberadaan perusahaan,” kata dia.
Lantas karyawan, lanjut Brahmono, pihaknya juga membangun Capacity Building, membangun jiwa seni dengan pelatihan seni karawitan, seni musik agar HC ini tidak kering. “Membangun insan HC unggul dengan Humanis pula, tentunya dengan hal tersebut polesan HC ini telah meningkat kualitas karyawan sebanyak 33 persen”, tegas Brahmono Weko Pujiono, Selasa (15/10/2024) kepada Dewan Juri TOP Human Capital melalui rapat zoom.
Orang nomor satu ini turut didampinggi Direktur Operasi, kepala SPI, kabag umum dan keuangan.
Tentunya untuk meningkatkan kinerja agar perusahaan terus meningkat dan bertumbuh, maka pemolesan, upgrading seluruh insan PDAM Tirta Ayu menjadi mutlak. Dikatakan Brahmono, peran Human Capital (HC) merupakan aset sangat penting dan vital agar keinginan perusahaan milik kabupaten Tegal ini bisa memberikan pertumbuhan bagi kesejahteraan karyawan serta memberikan pertumbuhan perekonomian daerah, penyerapan tenaga kerja serta setoran laba bagi pemegang saham Pemerintah Kabupaten Tegal.
“Peningkatan kemampuan dan kapasitas upgrading insan PDAM Tirta Ayu mendapatkan dukungan penuh dari manajemen perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Seluruh insan karyawan level paling bawah, top management dan pimpinan serta direksi wajib mendapatkan peningkatan kualitas di bidang masing-masing dan unit-unit kerja,” papar Brahmono.
PDAM Tirta Ayu rutin mengirimkan seluruh insan mengikuti berbagai training, baik ditingkat lokal bahkan tingkat nasional agar kemampuan karyawan selalu meningkat dengan tujuan agar pelayanan perusahaan kepada seluruh masyakat akan terlayani dengan baik dan memuaskan.
Dalam peningkatan kapasitas kemampuan insan perusahaan air pemipaan ini, perusahaan juga memberikan anggaran yang cukup mengembirakan. Total angaran training cost untuk tahun 2022 sebesar Rp 897.759.533 dan untuk tahun 2023 meningkat menjadi Rp 1.794.358.429.
Sementara itu capaian pendapatan perusahaan pada tahun 2022 sebesar Rp 63.777.382.677 dan untuk tahun 2023 meningkat Rp 76.931.914.775.
Menurut Brahmono, untuk meningkatkan kinerja insan Tirta Ayu dibangun budaya perusahaan dengan tata kelola Good Corporate Governance (GCG), serta seluruh insan Tirta Ayu dituntut menciptakan Inovasi-inovasi baru yang setiap 6 bulan. “Seluruh insan Tirta Ayu wajib mengisi kuesiner terkait inovasi tersebut,” ucap dia.
Insan Tirta Ayu wajib membangun budaya melayani pelanggan dengan baik, ramah dan sopan. Dan untuk pelayanan terbaiknya Tirta Ayu telah menggunakan layanan digital yang sangat mumpuni melalui aplikasi TIRAY, dimana aplikasi ini akan memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan memudahkan pelangan dengan seksama tuntas dengan pelayanan hulu dan hilir serta pembayaran tagihan air pun sudah terlayani.
Foto: pdamkabtegal.com
