Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda) mempunyai strategi dalam rangka pengembangan sumber daya manusia untuk mencapai kinerja layanan, operasional dan keuangan yang semakin baik.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Haryono dalam pemaparan materi presentasi berjudul PENGELOLAAN SDM YANG PROFESIONAL & BERINTEGRITAS MENGHASILKAN PERTUMBUHAN BISNIS BERKUALITAS, BERKINERJA SEHAT DAN PROFITABLE, di hadapan Dewan Juri TOP Human Capital Awards 2024, yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
Lantas Haryono menyebutkan hal-hal berupa apa saja guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia atau SDM. Pertama, perseroda melakukan perekrutan SDM yang berpengalaman dan profesional di bidangnya untuk membantu peningkatan pertumbuhan bisnis dan perbaikan kinerja bank.
Menurut dia, dirinya dengan pengalaman yang telah didapat bisa mengoptimalkan bakat masing-masing SDM di PT BPR Bank Daerah Karanganyar. “Kebetulan kami berpengalaman lima tahun di Bank Danamon sejak 1995-2000, 2000-2019, sebelum bergabung, kami di PNM. Kami mengkolaborasi di PT BPR Bank Daerah Karanganyar ini, (sebagai) salah satu BUMD. Kami mengelola BUMD rasa BUMN, sehingga kami ada code of conduct-pedoman perilaku, kemudian tata Kelola SDM, kami laksanakan secara profesional,” ujar Haryono.
Kedua, untuk meningkatkan kapabilitas kompetensi dan profesionalisme SDM, maka dilakukan beberapa kegiatan pendidikan dan pelatihan oleh lembaga lain yang dilakukan secara daring (online) maupun tatap muka secara kapasitas terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Selain, mengembangkan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan, PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda) memberikan fasilitas kepada seluruh karyawannya untuk menyalurkan serta meningkatkan minat pada berbagai kegiatan olahraga dan kesenian, baik yang dikelola secara intern maupun dalam bentuk partisipasi pada kegiatan pengembangan minat olah raga dan seni.
Dikatakan Haryono, kemampuan rata-rata SDM bank milik Pemda masih di bawah rata-rata. “Namun, kami tingkatkan yaitu kompetensi dan profesionalisme. Ini titipan siapa? Saya tidak peduli yang penting memberikan kontribusi yang positif kepada perusahaan. Dan kami bimbing menjadi lebih baik,” ucap dia.
Ketiga, perseroda melakukan perubahan manajemen (change management) dengan baik dan terkendali yaitu adanya rotasi, mutasi dan promosi karyawan dalam rangka strategi bisnis dan kebutuhan manajemen.
“Kami melakukan perubahan manajemen atau (change management), bagaimana bank ini bisa dipercaya? Alhamdulillah tiga tahun terakhir, kami dipercaya untuk mengelola dana desa. Pengelolaan kami jauh lebih bagus karena jaringan di setiap kecamatan ada bank, dan akan ditingkatkan,” ujar dia.
Dia menyebutkan hal keempat yaitu perseroda melakukan strategi pemasaran dengan menempatkan SDM profesional, andal dan berpengalaman di bidangnya, promosi melalui media elektronik berupa iklan pada radio di Karanganyar serta mengikuti berbagai macam asosiasi ataupun pertemuan di lingkungan bank.
Dan terakhir, lanjut Haryono, untuk meningkatkan kompetensi karyawan, direksi dan komisaris dengan mengikutkan beberapa pelatihan peningkatan kompetensi SDM yang dilaksanakan oleh Perbarindo, Perbamida maupun lembaga penyelenggara pendidikan lainnya bahkan sebanyak 22 karyawan telah lulus kompeten mengikuti Certif Direktur tingkat 1 dan Direktur tingkat 2 serta Pelatihan tentang Taat Hukum dan Hindari Hukuman dari Kejaksaan Negeri Karanganyar guna pencegahan terjadinya fraud karyawan.
