Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini berpotensi melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (24/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini.
Pasar AS ditutup melemah pada Rabu (23/10). Dow -0,96%, S&P 500 -0,92%, dan Nasdaq -1,60%. Saham AS merosot pada hari Rabu karena keraguan tentang pemotongan suku bunga membebani para investor yang menghadapi hari sibuk dengan laporan pendapatan yang disorot oleh Boeing dan Tesla.
Pasar komoditas ditutup cenderung melemah pada Rabu (23/10). Minyak WTI -1,37% menjadi USD 71,10/bbl, batu bara +0,69% menjadi USD 145,0/ton, nikel -1,41% menjadi USD 16.272/ton, CPO +2,26% menjadi MYR 4.441, dan emas -1,07% menjadi USD 2.718/toz.
Bursa Asia ditutup beragam pada Rabu (23/10). Kospi +1,12%, Nikkei -0,80%, Hang Seng +1,27%, dan Shanghai +0,52%.
Sementara, IHSG ditutup melemah pada level 7.787 (-0,02%), dengan keseluruhan net sell sebesar Rp 2.725 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 444 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 2.281 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 452,4 miliar), TLKM (Rp 158,3 miliar), dan PSAB (Rp 54,6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (Rp 146 miliar), ASII (Rp 105,3 miliar), dan INDF (Rp 77,9 miliar). Top leading movers emiten BBCA, AMRT, GOTO, sementara top lagging movers emiten TLKM, DSSA, BBRI.
Nikkei dibuka melemah 0,82%, sementara KOSPI -0,66%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini dikarenakan pergerakan pasar global, regional, dan komoditas yang cenderung melemah,” demikian isi laporan riset.
